Senin, 21 April 2014
Di Level Harga Berapa pun Emas Tetap Tidak Aman
0
foto R24
Di Level Harga Berapa pun Emas Tetap Tidak Aman
Riau24.com--Emas terus menghadapi hantaman dan membuat harganya terus turun. Logam mulia ini sempat jatuh 3,5% ke harga terendah selama hampir tiga tahun terakhir. SPDR Gold Trust ETF (GLD) hingga saat ini telah merosot lebih dari 25% karena para investor berada di posisi yang salah dalam kondisi terpuruknya emas.

Seperti dikutip dari Market Watch, Jumat (28/6), mengingat penyebab kemerosotan harga emas tersebut, Presiden MercBloc, Dan Dicker mengatakan kondisi tersebut membuktikan emas bukan investasi yang aman.

"Saat konsumer ritel ketakutan, mereka mengalaminya dengan cepat dan ketakutannya sangat besar," ujar Dicker dalam tulisannya.

Para investor ritel memang pantas untuk takut. Emas merupakan investasi yang seharusnya menguntungkan saat inflasi yang merajalela karena devaluasi mata uang yang terus merosot. Seiring dengan menurunnya inflasi, emas justru semakin tertekan. Tak ada satu alasan pun untuk memiliki emas saat grafiknya terus anjlok. Yang tertinggal hanyalah harapan dan rasa panik.

Dicker menyebutkan intinya bahwa GLD, sebagai investasi besar ETF, didorong untuk membeli dan menjual kepemilikan emas seiring dengan fluktuasi besaran dananya. Saat penjual mulai mengabaikan GLD, hal ini mendorong bank-bank untuk masuk ke pasar dan menjual emas ke pasar yang lesu. Hasilnya disebut Dicker sebagai cyclical death spiral.

Para investor yang hendak memborong emas sedang menantang tren. Pasang surut harga emas para penjual `weak hand` dan hancurnya laporan investasi dasar. Pasar tak memberikan lencana untuk keberanian Anda, tapi ratusan tahun sejarah perdagangan emas sudah cukup menunjukkan masih banyak aset lain untuk berinvestasi.


(R24/Ar)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_zfkpd_648.jpg
Pajak adalah pungutan paksa yang dilakukan oleh satu pihak, yang merusak transaksi muamalat, dan menambah harga yang tidak ada imbal-baliknya. Pajak adalah riba yang diharamkan dalam Islam.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_89hjx_656.jpg
Hotel ibis Pekanbaru, yang pada tanggal 1 Mei mendatang genap berusia 10 tahun, tahun ini merayakan hari jadinya dengan cara yang berbeda. Serangkaian kegiatan sudah dijalankan di bulan April dengan perayaan malam puncaknya bersama keluarga besar dan karyawan pada tanggal 3 Mei 2014.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com