riau24 "Riau Status Darurat Pencemaran Udara, Diminta Segera Lakukan TMC" | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

"Riau Status Darurat Pencemaran Udara, Diminta Segera Lakukan TMC"

0
Kabut Asap Masih Melanda di Kota Pekanbaru
Berita Riau -
Pekanbaru-Riau24.com-Sekarang ini, diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetapkan wilayah dalam status darurat kabut asap. Untuk ini diharapkan, Pemerintah Pusat segera dilakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di dalam pengupayaan hujan buatan.
 
"Kondisi kabut asap, yang terjadi di Riau, kini sudah dinaikkan dari status yang siaga darurat menjadi darurat pencemaran udara. Maka diharapkan, segera direspon oleh Pemerintah Pusat. Karena, kabut asap ini sudah bencana nasional," kata Taufik Arrakhman.
 
Penegasan anggota DPRD Riau, ini disampaikan kepada wartawan saat ditanyakan permasalah asap yang tidak kunjung tuntas. Taufik, juga menyebutkan, karena dalam penanganan ini pemerintah pusat punya semua itu. Baik, anggaran maupun yang lainnya.
 
"Kabut asap inikan di Riau sudah suatu bencana nasional. Karena itu diminta kepedulian pemerintah pusat untuk kebijakan menangani permasalahan ini. Kabut asap ini, harusnya ditangani secara serius dengan penegakan aturan-aturan hukum," ungkap Taufik.
 
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, berkata, dengan telah naik status menjadi darurat pencemaran udara. Maka diharapkan ada reaksi pemerintah pusat dalam hal penanganan dari bencana kabut asap ini yang kian meresahkan masyarakat.
 
"Makanya diminta ini, pemerintah pusat segera mengirim pesawat ke Provinsi Riau untuk melakukan TMC didalam pengupayaan hujan buatan. Saya, telah sampaikan ini kepada Gubernur membuat surat dan minta Presiden (BNPB) untuk kirim pesawat," ujarnya.
 
Dalam hal ini, sambungnya, telah disetujui gubernur, dan berangkat ke Jakarta menemui Pemerintah Pusat, agar pesawat didapatkan dan dipakai Riau. Tetapi informasi didapat, pesawat tersebut sedang digunakan untuk tangani masalah kekeringan di Jawa itu.
 
"Situasi kita ini lebih tinggi, karena disini sudah darurat serta prioritas lebih tinggi untuk mengerahkan ini instrumen yang ada. Makanya itu,
kita minta kepedulian pemerintah pusat," ujar Noviwaldy Jusman ini sembari menegaskan, Karlahut di Riau ini harus 'dibasmi'.
 
Saat ini langkah-langkah, ujarnya, dilakukan penyelamatan terhadap masyarakat juga harus sesegera teratasi. Termasuk daripada dunia pendidikan yang diliburkan, begitu juga para pekerja. Sehingga nanti sampai situasi tanggap darurat ini dicabut pemerintah pusat. R24/dai
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru