riau24 PBHI dan ICW Nilai Penangkapan Fredrich Yunadi oleh KPK sudah Tepat | Berita Riau
Rabu, 23 Mei 2018

Kasus E- KTP

PBHI dan ICW Nilai Penangkapan Fredrich Yunadi oleh KPK sudah Tepat

0
Fredrich Yunadi ke luar dari KPK pakai rompi orange usai ditetapkan sebagai tersangka
Berita Riau -  PBHI dan ICW Nilai Penangkapan Fredrich Yunadi oleh KPK sudah Tepat
Riau24.com- Sekretaris nasional perhimpunan bantuan hukum dan hak asasi manusia Indonesia (PBHI) Julius Ibrani menilai tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap advokat Fredrich Yunadi sudah tepat. Menurut dia tidak ada kriminalisasi yang dilakukan KPK kepada Fredrich.
 
Dia menjelaskan, bahwa hak imunitas advokat itu dalam Pasal 16 UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, harus dipahami dengan baik. Dalam pasal tersebut, advokat tidak dapat dituntut dalam menjalankan tugas profesinya jika mempunyai itikad baik untuk pembelaan kliennya dan menjalankan tugas sesuai peraturan perundangan. 
 
"Kalau dia tidak beritikad baik, dia bisa di pidana," kata Julius dilansir dari Tempo Minggu, 14 Januari 2018. 
 
Senada dengan Julius, Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Tama Satya Langkun menganggap penanganan KPK terhadap mantan pengacara korupsi e-KTP Setya Novanto itu masih dalam relnya. "Tidak ada aturan yang diterobos dalam penetapan tersangka dan penangkapan," katanya.
 
Julius menjelaskan, keterlibatan advokat dalam kasus korupsi juga bukan hal yang baru. Dalam catatan ICW setidaknya ada 20 kasus korupsi yang melibatkan advokat di dalamnya. Beberapa di antaranya terlibat dalam obstruction of justice atau merintangi dan menghalangi penyidikan seperti yang dilakukan Fredrich.
 
Contohnya, dia menuturkan, di tahun 2008, advokat Manatap Ambarita terjerat dalam perkara menghalangi proses pemeriksaan yang dilakukan kejaksaan terhadap tersangka tindak pidana korupsi penyalahgunaan sisa anggaran tahun 2005 pada Dinas Kimpraswil Kabupaten Kepulauan Mentawai. (***)
 
 
R24/ iko


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru