riau24 "PAW Enam Anggota DPRD Riau, Diminta Parpol Mempersiapkan" | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

"PAW Enam Anggota DPRD Riau, Diminta Parpol Mempersiapkan"

1
komisoner KPU Riau Ilham Yasir
Berita Riau -
Pekanbaru-Riau24.com-Diketahui pada Pilkada serentak Desember 2015 ini, ada enam anggota dari DPRD Riau yang maju 'bertarung' menjadi pemimpin di daerah. Hal ini, perlu adanya Pengganti Antar Waktu (PAW) yang diusulkan dari masing-masing partai.
 
PAW tersebut, dikarenakan sudah ada aturan ditetapkan Mahkamah Konstitusi (MK). Bahwa, anggota DPRD yang maju Pilkada, harus mengundurkan diri. Maka, setiap Partai Politik (Parpol) menyiapkan kader sebagai PAW berdasarkan hasil Pileg 2014 silam.
 
Enam anggota DPRD Riau yang maju di Pilkada tersebut, berasal dari beberapa Parpol jadi peserta Pileg 2014. Antara lain Suparman dan Indra Putra (Golkar), Mursini (PPP), Eko Suhardjo (Demokrat), Syafaruddin Poti dan Zukri Misran (PDIP). Sudah mundur.  
 
Jikalau mengacu pada peraturan, maka nama-nama yang jadi PAW tersebut adalah suara terbanyak. Dalam hal ini dikonfirmasi kepada Komisioner KPU Riau Ilham Yasir, mengakui, belum ada pihaknya ini menerima nama-nama yang akan menjadi PAW nantinya.
 
"Disaat ini, enam anggota DPRD Riau maju Pilkada serentak 2015. Maka, dipastikan akan ada PAW nantinya. Karena, ini sesuai akan aturan yang berlaku. Diharuskan mundur. Namun sampai disaat ini nama-nama PAW itu belum KPU terima," ujar Ilham Yasir.
 
Namun, terkait nama-nama PAW yang akan diusung masing Parpol tersebut, katanya, nanti dilakukan verifikasi data calon PAW anggota DPRD Riau yang maju Pilkada ini.
Artinya, mekanisme yang berlaku itu Parpol meajukan pengunduran dan juga menunjuk PAW.
 
"Parpol terkait ini meajukan surat pengunduran diri kader, dan juga menunjuk mengisi PAW. Ini tentu ditujukan kepada pimpinan DPRD Riau. Selanjutnya akan menelaah bersamaan Badan Kehormatan di DPRD Riau. Selanjutnya, diterus ke KPU Riau," katanya.
 
Sebelumnya enam nama anggota DPRD Riau ini yang maju Pilkada tersebut pernah di-Paripurnakan. Yang pada intinya nama-nama ini diusulkan pemberhentian secara resmi kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada sidang rapat berapa waktu lalu. R24/dai
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Tuti
Sabtu, 19 September 2015 00:29 wib
Hajaarrr teroooss
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam