riau24 Aduh! 3 Pegawai Pemkab Meranti Ditangkap Saat Pesta Sabu | Berita Riau
Minggu, 27 Mei 2018

Kepulauan Meranti

Aduh! 3 Pegawai Pemkab Meranti Ditangkap Saat Pesta Sabu

0
Kasat Narkoba Polres Meranti Iptu Dharmanto SH menginterogasi para tersangka. Foto: mad
Berita Riau -  Aduh! 3 Pegawai Pemkab Meranti Ditangkap Saat Pesta Sabu
Riau24.com- SELATPANJANG-Perbuatan tak sepatutnya dilakukan tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Meranti. Mereka diringkus aparat Kepolisian saat tengah melakukan pesta narkoba jenis sabu.


Mereka diamankan saat sedang pesta narkoba jenis sabu di rumah kontrakan di Jalan Perumbi, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu 8 Mei 2018 dinihari.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Laode Proyek SH melalui Kasat Narkoba, Iptu Dharmanto SH menegaskan, dua di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara satu ASN lagi masih berstatus honorer.

Dua PNS tersebut adalah KH alias U (39) warga Jalan Kartini Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi. Selanjutnya MZ Alias A (44) warga Langgam, Kabupaten Pelalawan. Sedangkan H (28) tercatat pegawai honorer Pemkab Meranti yang merupakan warga Jalan Banglas Kecamatan Tebingtinggi.

"Penyelidikan sudah kita lakukan selama lebih kurang seminggu. Setelah ada informasi akan dilakukan pesta sabu, langsung kita gerebek," kata Dharmanto.

Penangkapan tersehadap 3 orang ASN tersebut berawal ketika adanya informasi salah satu kontrakan di Jalan Perumbi sering dijadikan tempat pesta narkoba. Sekitar pukul 01.00 wib sejumlah anggota polisi dari Sat Narkoba langsung mendatangi rumah tersebut.

Kasat Narkoba Iptu Dharmanto SH bersama KBO Ipda Rahmad Wahyudi langsung memimpin penggrebekan tersebut. Setelah tiba didepan rumah kontrakan dengan didampingi Ketua RT setempat polisi langsung mendobrak pintu rumah.

Di dalam rumah didapati 3 orang ASN sedang asik mengkonsumsi barang haram tersebut. Mereka pun langsung diamankan.

"Kita juga mengamankan barang bukti berupa 2 paket diduga narkotika jenis sabu, 4 buah kaca pirek merek fanbo, 1 set alat hisap bong, 1 unit hp merek Nokia berwarna hitam, 1 buah mancis, 2 buah sumbu yang terbuat dari kertas timah rokok dan 2 buah sendok takar yang terbuat dari pipet," rinci Dharmanto.

Setelah tersangka diamankan, polisi tidak berpuas diri. Mereka mencoba melakukan pengembangan.

Berbekal informasidari ASN tersebut diketahui barang haram tersebut didapat dari K yang tinggal tak jauh dari tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah digrebek ternyata K sudah kabur lebih dulu.

"K menjadi DPO kita. Kita duga ini jaringan baru peredaran sabu di Kepulauan Meranti," ujar Kasat Narkoba.***

R24/mad

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru