riau24 Kepolisian Sudah Kantongi Jumlah Terduga Teroris Di Wilayah Riau | Berita Riau
Selasa, 17 Juli 2018

Terduga Teroris

Kepolisian Sudah Kantongi Jumlah Terduga Teroris Di Wilayah Riau

0
Foto : Amri
Berita Riau -  Kepolisian Sudah Kantongi Jumlah Terduga Teroris Di Wilayah Riau
Riau24.com- Terkait ditangkapnya dua orang terduga teroris asal Pekanbaru di Palembang oleh Tim Densus 88 dan Polda Palembang, pada Senin, 14 Mei 2018 sekitar pukul 17.00 WIB di Pasar KM.5 Palembang.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Nandang mengungkapkan pihaknya saat ini sedang memburu seseorang yang diduga mendanai dua terduga teroris asal Pekanbaru tersebut.

"Akan kita selidiki, siapa saja yang terlibat," Singkatnya, Selasa, 15 Mei 2018 siang.

Nandang juga tak mau menjelaskan dua orang terduga teroris yang tertangkap di Sumsel tersebut, tergabung dalam jaringan apa. 

"Yang nangkap kan dari Palembang. Pemeriksaan di Palembang. Kita belum bisa buat kebijakan. Karena yang memproses di sana. Saya belum bisa nyatakan jaringan mana," ujarnya

Berdasarkan pengakuan dari keduanya, 
mereka menganut aliran salafi. HR alias AR dan HS alias AA juga diduga jaringan JAD (Kamaah Anshorut Daulah).

Berdasarkan Informasinya, aksi yang akan dilancarkan kedua terduga teroris ini, didanai oleh salah seorang warga Pekanbaru, yang bernama Daulay. Daulay sendiri disebut-sebut bekerja di Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pekanbaru.

"Nanti kita selidiki kebenarannya, Nanti akan kita dalami (pendana terduga teroris)," sambungnya.

Polda Riau dibantu oleh Densus 88,  tindakan yang diambil oleh pihak kepolisian yaitu dengan melakukan penyelidikan, pengamatan, dan pengamanan. 

Ketika ditanya mengenai alamat rumah terduga teroris yang tertangkap tersebut, Kapolda enggan memberi tahunya.

Namun, pihaknya juga melakukan penggeledahan di rumah tersebut. "Tadi dari Polresta apakah sudah melakukan (penggeledahan, red) atau nggak," sebutnya.

Pihaknya kata Nandang, mengklaim bahwa sudah mengantongi jumlah terduga teroris yang ada di Riau. Pergerakan jaringan teroris ini terus dipantau pihak kepolisian. 

Hanya saja, Nandang tak mau menyebut berapa jumlah jaringan yang ada di Riau. "Jumlah orangnya belum bisa kita sampaikan kepada teman-teman," sebutnya.

Untuk mencegah aksi teror ini kata dia, perlu dipererat persatuan dan kesatuan. Apapun agama yang dipeluk ujar dia, bahwa kebersamaan, toleransi, kepekaan terhadap lingkungan, adalah hal mutlak yang dibutuhkan dalam hidup bermasyarakat. 

"Sesama kelompok agama harus rukun, ini sudah menjadi kontribusi yang sangat besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban itu," sebutnya.

Kapolda juga meminta masyarakat untuk tidak takut secara berlebihan atas aksi teror ini. Masyarakat diminta untuk beraktivitas seperti biasa. 

Namun, masyarakat juga perlu peka terhadap lingkungan sekitar. "Kepekaan terhadap lingkungan itu penting. Jalin silaturahmi sesama warga di sekitar lingkungan juga penting," tutupnya.

R24/amri
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru