riau24 Pemkab dan Forkopimda Inhil Bersama-sama Tolak Aksi Teror | Berita Riau
Selasa, 17 Juli 2018

INDRAGIRI HILIR

Pemkab dan Forkopimda Inhil Bersama-sama Tolak Aksi Teror

0
Unsur Forkopimda Indragiri Hilir menekan kesepakatan bersama menolak aksi terorisme. Foto: rgo
Berita Riau -  Pemkab dan Forkopimda Inhil Bersama-sama Tolak Aksi Teror
Riau24.com- INDRAGIRI HILIR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), bersama-sama menyatakan sikap menolak aksi teror. Aksi teror tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.


Penyampaian sikap tersebut itu digelar Rabu 16 Mei 2018. Berdasarkan hasil konsensus, Pemkab dan Forkompimda Inhil membangun komitmen untuk menolak, memerangi dan mewaspadai aksi teror.

"Tetap waspada, seandainya ada hal atau pun gerak-gerik yang mencurigakan dari seseorang atau sekelompok orang, maka segeralah melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian," pesan Pjs Bupati Inhil, Rudyanto, dalam Rapat koordinasi di Kantor Bupati Inhil, Tembilahan.

Untuk saat ini, diungkapkan Pjs Bupati, Kabupaten Inhil masih dalam kondisi aman. Kendati demikian, aksi teror banyak terjadi secara tiba-tiba sehingga mengharuskan seluruh elemen masyarakat Inhil harus tetap waspada.

Rudyanto menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh komponen aparatur negara untuk senantiasa mengawasi lingkungannya. Bahkan, instruksi tersebut telah disampaikan hingga pada tingkat RT dan RW.

Selanjutnya, atas serangkaian serangan teror yang memakan banyak korban jiwa belakangan ini, Pjs Bupati yang mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan belasungkawa dan mendoakan para korban yang tidak berdosa dapat diterima di sisi Allah SWT. ***

R24/rgo





8 Klausul Penolakan Aksi Teror Pemkab dan Forkopimda Inhil


1. Pemerintah Kabupaten Inhil, Forkopimda, OPD terkait serta masyarakat Inhil turut berduka cita dan berbelasungkawa atas korban yang meninggal dunia dan korban yang luka-luka.

2. Mengutuk tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan yang terjadi di Mako Brimob, bom bunuh diri di gereja-gereja Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur.

3. Mengimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya aksi terorisme di wilayah Inhil dan dapat menahan diri dari provokasi atas peristiwa yang telah terjadi.

4. Memberikan dukungan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas kejadian ini dan mengambil tindakan tegas kepada para pelaku sesuai peraturan yang berlaku.

5. Memberikan dukungan sepenuhnya kepada sikap pemerintah untuk memberantas terorisme dengan menggunakan seluruh instrumen, baik hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dan menggunakan seluruh kekuatannya, baik TNI, Polri maupun birokrasi serta dukungan masyarakat secara luas.

6. Meminta DPR RI agar segera mengesahkan Undang-Undang Anti Terorisme.

7. Mengimbau kepada media massa, baik elektronik, cetak dan sosial media lainnya untuk menyajikan berita mengenai kejadian ini secara proporsional dan tidak provokatif serta tidak menyebarkan berita hoax.

8. Meminta kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan seluruh masyarakat Inhil agar tidak menyebarkan informasi yang menimbulkan ebencian dan menyebarkan foto maupun video korban bom kepada pihak lain dan tetap menjaga suasana aman, damai dan kondusif di Kabupaten Inhil.

Sumber: Pemkab Inhil

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru