Kamis, 24 April 2014
BUMD Riau Diminta Genjot PAD
0
BUMD Riau Diminta Genjot PAD
Riau24--- Pekanbaru, (antarariau,com) - Pemerintah Provinsi Riau bertekad untuk menggalakkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna menggenjot Pendaparan Asli Daerah (PAD) yang sejauh ini dirasa masih sangat minim.

"Walaupun APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Riau dari tahun ke tahun terus meningkat, tidak sebanding dengan peningkatan jumlah  kegiatan pembangunan yang harus dilakukan. Hal itu karena kepadatan dan pertambahan jumlah penduduk di Riau yang begitu signifikan bahkan mencapai 8 persen pertahun," kata Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada Antara di Pekanbaru lewat pesan elektroniknya, Sabtu.

Sebab itu, demikian Mambang, kegiatan pembangunan jalan, listrik, sarana  pendidikan dan kesehatan yang memerlukan anggaran besar dan dibutuhkan masyarakat tidak cukup bersumber dari dana APBD saja, namun harus digali sumber-sumber dana lainnya untuk menambah anggaran pembangunan dari APBD yang terbatas itu.

Persoalan di Riau saat ini menurut dia, dimana-mana jalan rusak, listrik yang sering padam yang harus segera dituntaskan dan membutuhkan anggaran besar.

"Tidak hanya bisa mengandalkan APBD saja, tapi juga bisa didatangkan dari investasin dan menggenjot PAD melalui pemberdayaan BUMD," katanya.

Karena anggaran terbatas itu, menurut Mambang, maka perlu cara lain untuk mencukupi dengan meningkatkan PAD melalui BUMD yang selama ini hanya menyusu APBD.

"BUMD harus di galakan untuk menambah PAD guna membiayai kegiatan pembangunan jalan, listrik , sarana pendidikan dan kesehatan masyarakat," katanya.

Modal BUMD agar tidak memberatkan APBD menurut Mambang, dapat dilakukan dengan kerjsama dengan pihak ketiga melalui investasi.

"Itulah kenapa saya mau berpasangan dengan Calon Gubernur Riau John Erizal, karena beliau berasal dari swasta yang akan mendatangkan dana dari pusat juga melalui investasi untuk memajukan daerah dan masyarakat Riau," kata Mambang.(R24/cs/antarariau)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_zfkpd_648.jpg
Pajak adalah pungutan paksa yang dilakukan oleh satu pihak, yang merusak transaksi muamalat, dan menambah harga yang tidak ada imbal-baliknya. Pajak adalah riba yang diharamkan dalam Islam.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com