Rabu, 01 Oktober 2014
Hebat!!! Star City Pekanbaru Masih Beroperasi, Pemko dan Polisi Daerah Tutup Mata Dan Telinga
0
foto R24/bam
Hebat!!! Star City Pekanbaru Masih Beroperasi, Pemko dan Polisi Daerah Tutup Mata Dan Telinga
Pekanbaru, (riau24.com) -- Meskipun telah dirazia oleh Polresta Pekanbaru beberapa pekan yang lalu, Karaoke dan Bilyard Star City, Yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pekanbaru Kota, Sabtu (20/7/13) malam, tetap masih melakukan operasi selama bulan suci Ramadhan 1434 H. Padahal, sesuai dengan surat edaran himbauan peraturan Walikota Pekanbaru nomor 250 tahun 2013, semua bentuk hiburan umum seperti Karaoke, Pub, Cafe, dan Bola Bilyard ditutup selama bulan suci Ramadhan kecuali, hotel-hotel berbintang yang memiliki fasilitas hiburan dalam bentuk karaoke dan pub yang dapat dibuka pada pukul 21.00 Wib hingga 02.00 Wib

Hasil penelusuran dilapangan, Karaoke dan Bilyard Star City selama bulan Ramadhan selalu lolos dari razia gabungan tim yustisi. Adapun modus yang dilakukan oleh pengelola Star City yakni, lantai dasar Star City sengaja dibuat sepi. Saat razia, pengelola berusaha mengelabui petugas dengan cara mematikan lift.  Pengunjung yang datang, diarahkan pengelola ke tangga darurat menuju lantai 3 dan lantai 5 tempat Bilyard dan Karaoke Star City berada.

Saat Satpol PP menggelar razia di Star City, Minggu (21/7/13), sekitar pukul 00.30 wib dini hari, suara musik langsung mendadak berhenti. Karyawan karaoke tampak sibuk dan masuk ke ruangan karaoke untuk menghentikan musik di setiap room dengan memberitahukan kepada pengunjung bahwa dilantai dasar ada razia.

Usai menghentikan musik di room karaoke, beberapa karyawan dengan dibantu oleh security Star City memadamkan lampu di ruangan lobi karaoke agar terkesan bahwa tidak ada aktifitas yang dilakukan di tempat hiburan ini.

Merasa sudah aman dan sukses mengelabui petugas Satpol PP, Pihak Security yang berada dilantai dasar mencegah petugas Satpol PP untuk naik ke atas ruangan dan beralasan bahwa tempat Bilyard dan Karaoke sudah tutup. Mendengar kata tutup, petugas satpol PP enggan untuk melakukan penelusuran di ruangan tersebut dan memilih meninggalkan Star City.

Usai petugas Satpol PP meninggalkan gedung Star City, Beberapa menit kemudian pihak security yang berjaga dilantai dasar langsung memberitahukan ke ruang karaoke bahwa kondisi telah aman. Kembali aktifitas tempat hiburan beroperasi seperti biasanya.

Menurut salah seorang karyawan yang tidak ingin namanya disebutkan ini mengatakan, Selama bulan suci Ramadhan, arena karaoke dan Bilyard di Star City tidak pernah ditutup, hanya jam operasionalnya saja yang dikurangi hingga pukul 02.00 Wib dini hari.

"Kita tidak pernah tutup bang, Star City selalu buka setiap harinya," Ujar salah seorang karyawan ini dengan santainya menjawab.

Sementara itu, Indra manager Cafe dan karaoke menyebutkan, manajemen mempunyai tanggung jawab terhadap karyawan-karyawannya. mengingat hari hampir mendekati Idul Fitri, ratusan karyawannya membutuhkan uang gaji dan THR (Tunjangan Hari Raya).

"Kalau kami sebenarnya keberatan. Saya termasuk pimpinan di Star City. Sementara saya punya pimpinan diatasnya lagi. Apalagi untuk biaya karyawan di hari lebaran. Dan kami telah menyepakatinya," Ungkap Indra, saat ditemui di Gedung Star City, Senin (22/7/) pagi.

Namun, saat disinggung tentang adanya kabar yang beredar bahwa Star City telah dibeking oleh instansi serta aparat terkait, baik Kepolisian maupun Satpol PP, dengan lugas, Indra membantah tudingan kabar yang beredar di masyarakat.

"Tidak ada. Itu tidak benar," Ucapnya membantah

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pekanbaru, Baharudin, terlihat meradang atas pernyataan dari manager Star City yang membutuhkan uang gaji dan THR bagi karyawannnya selama beroperasi di bulan Ramadhan 1434 H ini.

"Selama 11 bulan ini mereka (Pengelola Star City,red) kita kasih kebebasan, tapi untuk 1 bulan Ramadhan ini kita minta tidak ada pengecualian, harus tutup. Jangan pandai menebar aroma alasan klasik. Kalau masih buka, kita akan minta BPT untuk segera mencabut izinnya," Sergah baharudin berang.

Hingga berita ini diturunkan, Ironisnya, Star City setiap malamnya selalu beroperasi tanpa pernah tersentuh oleh razia petugas polisi serta dinas terkait Pemko Pekanbaru. (Bam) 
Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com