riau24 Argentina Batalkan Laga Persahabatan Vs Israel di Yerusalem | Berita Riau
Jumat, 22 Juni 2018

Bola

Argentina Batalkan Laga Persahabatan Vs Israel di Yerusalem

0
Timnas Argentina
Berita Riau -  Argentina Batalkan Laga Persahabatan Vs Israel di Yerusalem
Riau24.com- Klub sepak bola, Argentina membatalkan pertandingan persahabatan yang rencananya akan dimainkan pada Sabtu 9 Juni 208 di Stadion Teddy, Yerusalem. Beberapa media Israel melaporkan pada Selasa 5 Juni 2018 waktu setempat, pihak Argentina telah menyampaikan pembatalan kepada panitia pelaksana pertandingan, meskipun belum secara resmi mengumumkan.
 
Argentina telah empat berkunjung ke Israel sebelum tampil di Piala Dunia sejak 1986. Laga persahabatan kali ini disambut sangat antusias oleh warga Israel. Tiket pertandingan langsung ludes dalam 20 menit saat dijual ke publik.
 
Akan tetapi pada saat yang sama, tekanan bertubi-tubi dilancarkan kepada Argentina, Tim Tango, dan sang kapten Lionel Messi. Gerakan Boycott Divestment and Sanctions (BDS) Israel menggelar kampanye besar-besaran untuk mencegah laga ini berlangsung. Argentina dikritik karena menggelar laga persahabatan dengan negara penjajah Palestina.
 
"Tidak ada yang persahabatan tentang pendudukan militer dan apartheid," kata gerakan itu, yang menyerukan diakhirinya pendudukan Palestina, hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina, dan persamaan hak bagi warga Palestina Israel.
 
"Jangan bermain dengan Israel sampai hak asasi manusia Palestina dihormati."
 
Sebeumnya, duta besar Palestina di Argentina, Husni Abdel Wahed, telah menyatakan penentangannya kepada laga persahabatan ini.
 
"Pertandingan ini akan serupa dengan kita merayakan ... pendudukan Malvinas," katanya kepada Radio Coperativa, dikutip Aljazeera, mengacu pada Kepulauan Falkland yang menjadi sejarah kelam Argentina dengan Inggris.
 
Abdel Wahed mengatakan bahwa pertandingan itu adalah bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 Israel sejak didirikan pada tahun 1948. Padahal sejak masa itu ratusan ribu orang Palestina dipaksa mengungsi dari desa-desa dan tanah mereka yang kini dikuasi oleh Zionis.
 
"Bagi kami tidak dapat diterima menggelar pertandingan ini di Yerusalem karena ini adalah wilayah pendudukan. Menyakitkan melihat bahwa tim yang memiliki cinta dan dukungan dari begitu banyak warga Palestina dan warga Arab, mendukung pelanggaran hukum internasional," kata dia dikutip dari Republika Rabu 6 Juni 2018.(***)
 
 
R24/iko


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru