riau24 Yusril Buka-bukan Soal Pengalaman Pahitnya dengan Amien Rais | Berita Riau
Kamis, 18 Oktober 2018

Pertarungan Politik

Yusril Buka-bukan Soal Pengalaman Pahitnya dengan Amien Rais

0
Yusril Ihza Mahendra
Berita Riau -  Yusril Buka-bukan Soal Pengalaman Pahitnya dengan Amien Rais
Riau24.com- JAKARTA – Amien Rais sedang gencar melakukan lobi politik untuk memilih siapa yang akan maju dalam Pilpres 2019 menghadapi calon petahana Presiden Joko Widodo. Hal ini justru ditanggapi negatif oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Yusril mengaku tidak berminat ataupun tertarik dengan manuver yang tengah dilakukan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Amien Rais. Dalam akun Twitter @Yusrilihza_Mhd, Senin (11/6), ia mengatakan, dalam pepatah Jawa, ucapan pemimpin adalah 'sabdo pandito ratu'. Artinya, ucapan seseorang yang kedudukannya sangat tinggi bagai seorang pandito (guru maha bijaksana) dan seorang ratu (raja).

Karena itu, menurut Yusril, ucapan pemimpin haruslah ucapan yang serius dan tepercaya. Ucapan yang sudah dipikirkan secara matang dengan segala akibat dan implikasinya. Ucapan pemimpin itulah yang akan menjadi pegangan bagi rakyat dan pendukungnya.

Yusril pun buka cerita pengalaman pahitnya dengan Amien Rais di awal reformasi. Yusril pun tak ingin pengalaman pahit itu terulang kembali.

“Tahun 1999 dalam pertemuan di rumah Dr Fuad Bawazier, Pak Amien meyakinkan kami semua untuk mencalonkan Gus Dur. Saya dan MS Kaban menolak. Kami tidak ingin mempermainkan orang untuk suatu agenda tersembunyi,” sambung Yusril tanpa merinci detail pertemuan tersebut, seperti dilansir detik.com.

Berkaca dari pengalaman pahit di awal reformasi itu, Yusril secara tegas tidak ingin ikut-ikutan dengan manuver Amien Rais. “Bukan karena saya apriori, tetapi saya belajar dari pengalaman,” sambungnya seraya menegaskan, pengalaman adalah guru yang paling bijak dalam menjalani hidup.

Yusri menegaskan, sebagai ketua umum partai ia harus menahkodai penumpangnya berlayar ke arah yang benar, dengan cara-cara yang benar pula. “Akhirnya, pengalaman tetaplah menjadi guru yang bijak bagi saya, dan mudah-mudahan bagi orang lain juga,” tandas Yusril.***

R24/bara

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru