riau24 Asisten I Minta KPU Kuansing Berhati-hati | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Terkait Pemasangan APK Pilkada

Asisten I Minta KPU Kuansing Berhati-hati

0
Asisten I Setdakab Kuansing, Drs. Erlianto
Berita Riau -  Asisten I Minta KPU Kuansing Berhati-hati

Kuansing-Riau24.com-Pemasangan alat peraga kampanye (APK) peserta pilkada harus tertib dan tidak dipasang di sembarangan tempat, karena jika dipasang di area yang berpotensi menimbulkan konflik, tentu akan menimbulkan salah persepsi dari masing-masing calon dan tim.

Oleh sebab itu, Asisten I Setda Kuansing Drs H Erlianto MM mengingatkan KPU Kuansing agar berhati-hati dalam menentukan titik-titik yang akan dipasang APK tersebut. Dengan anggaran yang cukup besar, APK ini harus terpasang dengan rapi dan ditempatkan di wilayah yang memang terjaga keamanannya.

“Jadi, jangan sembarang pasang saja. APK ini kan sarana untuk mengenalkan para calon kepada masyarakat. Kalaulah dipasang sembarangan, sangat tidak bagus, apalagi anggarannya besar untuk ini,” kata Erlianto Jumat (18/9/2015) lalu.

Dan jika sembarangan memasang APK ini, katanya, tentu potensi APK ini dirusak oleh pihak-pihak tertentu akan besar pula. Dan ini, diakuinya, juga bisa memicu saling menyalahkan antar calon, terutama tim.

Guna memberikan rasa keadilan terhadap semua calon sebagai peserta pilkada di Kabupaten Kuantan Singingi dan juga untuk menghindari terjadinya aksi saling rusak alat peraga kampanye yang sudah terpasang, menurut Erlianto, KPU sendiri yang harus mengantisipasinya, seperti memasang APK di daerah yang memang terjaga keamanannya.

Sudah hampir empat hari KPU Kuantan Singingi memasangan APK. Namun pemasangannya ini menyisakan persoalan. Salah satu APK pasangan calon (paslon), yakni pasangan Indra Putra-Komperensi (IKO) dirusak oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (18/9). APK ini terpasang di depan Mandiri Swalayan, persisnya terpasang di bawah STM Telukkuantan.

APK seluruh calon terpasang berderet, sesuai dengan nomor urut. Namun KPU Kuansing harus membongkar kembali APK tersebut, karena adanya baliho IKO yang dirusak. Salah seorang pemuka masyarakat Telukkuantan, Ilyas R Sutan menilai, KPU dalam memasang APK harus meminta izin kepada pemilik tanah.

Apalagi dari pengamatannya, banyak spanduk para calon yang terpasang di pagar-pagar rumah warga dan di persimpangan yang potensi untuk merusaknya besar. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar KPU menata ulang penempatan pemasangan APK ini. R24/mrd/replizar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru