riau24 Diimingi Main Game Mobile Legend, Dua Bocah Dicabuli Tetangga | Berita Riau
Sabtu, 21 Juli 2018

PENCABULAN

Diimingi Main Game Mobile Legend, Dua Bocah Dicabuli Tetangga

0
Foto : Ilustrasi Amri
Berita Riau -  Diimingi Main Game Mobile Legend, Dua Bocah Dicabuli Tetangga
Riau24.com- Siapa sangka seorang Gharim sebuah Musholla di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru berinisial AH (26) nekat berbuat cabul, Rabu, 4 Juli 2018 lalu terhadap dua bocah abang adik.

Kedua bocah abang adik yang berinisial DFH (8) dan RSN (7) dicabuli oleh tersangka AH di kamarnya, yang kebetulan tersangka tinggal bersebelahan dengan korban.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhi Andiah, Selasa, 10 Juli 2017 siang membenarkan kejadian tindak pidana pencabulan tersebut.

"Sesuai laporan resmi LP/225/VII/2018/Sek Pyg Sekaki, tanggal 8 Juli 2018, telah terjadi tindak pidana pencabulan oleh AH," ungkap Budhia.

Ia menjelaskan pelaku AH sudah diamankan pihak kepolisian, pelaku mengiming-imingi kedua korban dengan meminjamkan Handphone miliknya untuk bermain mobil legend.

"Benar pelaku sudah diamankan petugas. Modusnya mengajak korban untuk bermain game online mobile legends di Handphone pelaku. Setelah itu, pelaku mengkunci pintu dan melakukan aksi cabul," Ujar Budhia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian ini terungkap saat korban menceritakan perihal apa yang dilakukan AH kepada orang tuanya RY (32), orang tua korban sontak tak terima atas kejadian tersebut dan melapor ke Polisi.

Pelaku saat itu menjanjikan korban untuk bermain game mobile legends di Handphone meiliknya. Setelah korban DFH berada dikamar pelaku dan pelaku langsung meutup pintu kamar.

Setelah pintu terkunci, kemudian pelaku langsung membuka celana dan mengeluarkan alat kelaminnya. Setelah itu, tanpa pikir panjang AH langsung menggesekkan kearah pantat korban.

"Tidak hanya adiknya, abang korban pun jadi sasaran pelaku untuk dicabuli hingga berkali-kali," ujarnya.

Setelah laporan diterima, petugas melakukan penyelidikan, tepatnya Senin, 9 Juli 2018 pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Payung Sekaki.

Petugas juga mengamanka 1 unit Handphone merek Oppo Neo 5 yang diduga digunakan korban sebagai alat untuk merayu korbannya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.***
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru