riau24 Kandidat Capres dan Cawapres Tak Perlu Sehat 100 Persen | Berita Riau
Rabu, 24 Oktober 2018

Nasional

Kandidat Capres dan Cawapres Tak Perlu Sehat 100 Persen

0
Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis
Berita Riau -  Kandidat Capres dan Cawapres Tak Perlu Sehat 100 Persen
Riau24.com- JAKARTA- Untuk menjadi seorang bakal calon presiden dan wakil presiden, ternyata tidak harus sehat 100 persen. Bila memiliki penyakit namun dinilai tidak akan mengganggu kinerja hingga lima tahun ke depan, seorang kandidat masih bisa lolos uji kesehatan.


Hal itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ilham Oetama Marsis. "Jika bisa diobati dalam beberapa hari ya, kami akan obati. Beda cerita kalau penyakit yang sulit disembuhkan," terangnya di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu 12 Agustus 2018.

Seperti dilansir cnnindonesia,com, Ilham mengatakan, jika selama pemeriksaan dilakukan dan ditemukan penyakit pada diri seorang kandidat, pihaknya bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan. Namun hal itu disertai catatan, penyakit itu tidak mengganggu kinerja ketika kandidat terpilih telah bertugas selama lima tahun menjadi presiden dan wakilnya.

Pemeriksaan kali ini terkait pengobatan dan penilaian. Kandidat yang memiliki penyakit fisik yang mengganggu, akan dirawat jika masih memungkinkan. Misalnya, gangguan pendengaran.

Secara garis besar, tak ada yang berbeda antara cek kesehatan untuk bakal calon presiden dan wakil presiden saat ini dengan tes kesehatan pada tahun-tahun sebelumnya.

Sejauh ini, baru pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, baru akan menjalani pemeriksaan pada hari Senin ini.


Penilaian kesehatan ini sendiri berdasarkan pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang selanjutnya diatur dengan Peraturan KPU RI Nomor 22 tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Di dalam peraturan KPU itu disebutkan bahwa KPU berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk menyusun panduan teknis penilaian kemampuan rohani dan jasmani bakal calon presiden dan wakil presiden yang ditetapkan dengan keputusan KPU serta telah memperoleh rekomendasi rumah sakit pemerintah yang akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.

Lebih lanjut, hasil tes kesehatan yang dikeluarkan oleh RSPAD ini jika telah ada penetapan hasil dari KPU, maka tak bisa digugat oleh pihak mana pun. ***

R24/wan

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru