riau24 Situs Ramalan "Google" Bukan Menerawang Masa Depan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Situs Ramalan "Google" Bukan Menerawang Masa Depan

0
Google Fortune Telling sebenarnya bukan milik Google.
Berita Riau -  Situs Ramalan
Riau24.com - Bukalah betagoogle.com, Anda akan menemukan sebuah aplikasi peramal masa depan lengkap dengan logo baru Google.

Tapi jangan salah sangka. Aplikasi ini tidak dibuat oleh Google. Logo hingga desain Google Fortune Telling sengaja dibuat mirip Google untuk menarik minat orang yang ingin mengetahui masa depan mereka.

Pengguna yang masuk dan mencoba mengetik pertanyaan di kolom pencarian tidak akan mendapat jawaban. Namun, aplikasi tersebut justru mengambil alih kolom pencarian dan menampilkan sejumlah saran pertanyaan.

Misalnya, "Where can I find safe place?", "Will I be reunited with my family?", "Will humans ever stop fighting war?" dan "Is there a place they will accept me?".

Atau dalam bahasa Indonesia, kurang lebih berarti "Di mana saya bisa menemukan tempat yang aman?", "Akankah saya kembali berkumpul dengan keluarga?", "Apakah manusia bisa berhenti berperang?", dan "Adakah tempat yang mau menerima saya?".


Sedangkan hasil pencariannya akan langsung menampilkan sebaris pesan berukuran besar dengan font tebal, "Tentu saja kami tidak bisa meramalkan masa depan Anda!".

Ada juga pilihan untuk melihat foto-foto dan video para pengungsi dari negara-negara Timur Tengah yang dilanda perang.

Pesan tersebut dilanjutkan dengan cerita yang menyebutkan bahwa sekitar 60 juta orang pengungsi perang juga bertanya-tanya soal masa depan. Pengguna juga diajak untuk mendonasikan dananya ke United Nation High Commisioner for Refugees(UNHCR).

Sedangkan di sisi kanan teks terdapat sebuah bola kristal yang menunjukkan jumlah pengungsi terus bertambah saat Anda menghabiskan waktu di situs itu. Dan kenyataannya memang ada ribuan pengungsi dari Suriah, Afghanistan, Yemen, Irak, dan Libya yang sedang berusaha menyelamatkan diri ke Eropa.

Google Fortune Telling tersebut ternyata merupakan karya sebuah agensi komunikasi kreatif BrainMedia. Situs ini sengaja dibuat untuk memancing pengguna datang dan kemudian berdonasi untuk para pengungsi. 

BrainMedia bekerja sama dengan Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) demi membantu para pengungsi tersebut.

"Kampanye ini sangat sukses di seluruh dunia saat ini. Sangat hebat. Kami bahagia melihat orang peduli dan berbagi kabar soal masalah pengungsi ini, dengan demikian akan tercipta kesadaran," ujar pemilik BrainMedia Jort Boot, seperti dikutip dari DigiDay, Senin (21/9/2015).

R24/noe/kompas
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru