riau24 Kejari Pekanbaru Segera Panggil Lima Tersangka Korupsi Drainase | Berita Riau
Jumat, 14 Desember 2018

KORUPSI

Kejari Pekanbaru Segera Panggil Lima Tersangka Korupsi Drainase

0
Foto : Kasipidsus Kejari Pekanbaru Sri Odit Megonondo. internet
Berita Riau -  Kejari Pekanbaru Segera Panggil Lima Tersangka Korupsi Drainase
Riau24.com- Pasca penetapan lima tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan drainase Paket A di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Rabu, 10 Oktober 2018 kemarin oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo menyebutkan akan segera mengambil langkah untuk memanggil kembali para tersangka untuk dimintai keterangan dan melengkapi berkas.

"Akan kita panggil lagi para tersangka, untuk melengkapi berkas agar perkara ini segera dilimpahkan ke pengadilan," sebut Odit kepada Riau24.com, Kamis, 11 Oktober 2018.

Adapun kelima tersangka yakni SJ sebagai pelaksana pekerjaan, ICS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), IS selaku Konsultan Pengawas dari CV Siak Pratama Engineering, WS selaku Ketua Pokja, dan RAP selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). 

Menurut Kasipidsus Kejari ini, dalam penanganan perkara kasus ini sangat cepat, hanya satu bulan. Tim penyidik berhasil mengungkap adanya penyimpangan dalam kasus ini.

Sebelumnya, puluhan saksi telah dipanggil guna menjalani pemeriksaan. Mereka terdiri dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak rekanan. 

Selain memeriksa saksi fakta, penyidik juga telah menurunkan ahli untuk mengecek fisik proyek pada akhir Juni 2018 lalu. Proses cek fisik tersebut dilakukan tim ahli dibantu tenaga dan alat-alat dari Pidsus Kejari Pekanbaru.

Dalam perkara itu, dugaan penyimpangan sudah ada sejak proses tender dilakukan. Sejumlah pihak diduga melakukan pengaturan lelang untuk memenangkan salah satu perusahaan dalam kegiatan tersebut.

Dalam pengaturan itu, terdapat uang pelicin sebesar Rp100 juta. Uang tersebut disita dari Kelompok Kerja (Pokja) di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau.

Mereka mengembalikan uang tersebut pada Selasa (5/6/2018) lalu, setelah perkara ini disidik penyidik Pidsus Kejari Pekanbaru.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, pengerjaan proyek drainase paket A di Jalan Soekarno Hatta diduga ada penyimpangan, meski pengerjaannya sudah selesai tapi fungsi drainase tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut membuat penyidik kejaksaan menduga adanya penyimpangan dalam proses pengerjaannya, dan setelah melakukan berbagai tahapan akhirnya ditemukan adanya dugaan korupsi pada proyek drainase tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan undang-undang (UU) tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang ancamannya hingga 20 tahun penjara. Kelima tersangka kita jerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru