riau24 Rizieq Shihab di Reuni 212: Haram Pilih Capres dan Caleg Partai Penista Agama | Berita Riau
Senin, 10 Desember 2018

Nasional

Rizieq Shihab di Reuni 212: Haram Pilih Capres dan Caleg Partai Penista Agama

0
Habib Rizieq Shihab
Berita Riau -  Rizieq Shihab di Reuni 212: Haram Pilih Capres dan Caleg Partai Penista Agama
Riau24.com-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyatakan bahwa haram memilih capres dan caleg yang berasal dari partai penista agama.

"Bahwasanya di Pilpres haram memilih capres dan caleg yang diusung partai yang diusung partai penista agama," kata Rizieq dalam rekaman ceramah di dalam Reuni Aksi 212 tersebut, Minggu 2 Desember 2019.

Hal ini ditegaskanya lantaran beberapa tahun terakhir sejumlah pembiaran dilakukan di antaranya soal perlindungan terhadap pelaku penodaan agama.

"Selain itu, soal utang dan ekonomi riba, kebohongan yang juga dibiarkan hingga kemaksiatan. Oleh karena itu, Saya meminta umat Islam meneruskan amanat perjuangan dalam Pilpres dan Pileg pada 2019,"ujarnya.

Rizieq menyampaikan hal itu dalam Aksi 212 lantaran sebelumnya karena dipicu oleh ucapan soal kutipan Al Maidah oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016. Ahok, yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, akhirnya menerima vonis penjara karena terbukti melakukan penistaan agama.

Partai penista agama, kata Rizieq, juga didukung oleh partai antipancasila dan antikebinekaan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath sebelumnya menyerukan peserta Reuni Aksi 212 untuk bersumpah setia kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"peserta harus mengikuti komando ulama, dalam hal ini adalah Rizieq Shihab, supaya menang dalam seluruh aspek kehidupan,"katanya.(***) 


R24/iko
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru