riau24 Sudah Serahkan Puluhan Saksi, Koperasi KSB Minta Polda Riau Tuntaskan Pemeriksaan Sariantoni | Berita Riau
Senin, 10 Desember 2018

HUKUM

Sudah Serahkan Puluhan Saksi, Koperasi KSB Minta Polda Riau Tuntaskan Pemeriksaan Sariantoni

0
Sari Antoni
Berita Riau -  Sudah Serahkan Puluhan Saksi, Koperasi KSB Minta Polda Riau Tuntaskan Pemeriksaan Sariantoni
Riau24.com - PEKANBARU- Kuasa hukum Koperasi KSB di Kabupaten Rokan Hilir, Abu Bakar Sidik, SH, meminta Polda Riau segera menuntaskan pemeriksaan terhadap Sariantoni. Hal itu terkait dengan status anggota DPRD Rokan Hulu tersebut sebagai tersangka, dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.


Dikatakan, sejauh ini sudah bersikap koordinatif dengan pihak Polda Riau, yang kini menangani kasus tersebut. Sejauh ini, ujarnya, pihaknya sudah menyerahkan sekitar 50 orang saksi untuk dimintai keterangannya, terkait kasus tersebut.

"Terakhir, bendahara koperasi pada hari ini juga telah dimintai keterangannya oleh penyidik, dan sudah di-BAP. Menurut kita, sudah cukup lah rasanya saksi yang kita serahkan. Karena itu, kita berharap penyidik segera menuntaskan pemeriksaan terhadap Sariantoni," ujarnya, Kamis 6 Desember 2014.

Dikatakan, dengan sedemikian banyak saksi yang telah memberikan keterangan, idealnya penyidik Polda Riau segera memeriksa yang bersangkutan. Apalagi melihat perkembangan sejauh ini, pihaknya melihat belum ada itikad baik dari yang bersangkutan, untuk segera diperiksa.

Pasalnya, sudah dua kali dipanggil untuk diperiksa, namun Sariantoni belum kunjung memenuhi panggilan penyidik Polda Riau tersebut. "Jadi setelah saksi dari bendahara koperasi ini, kami pikir sudah cukup lah. Tidak ada lagi saksi yang akan kami ajukan," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto membenarkan bahwa Sariantoni sudah dua kali tak memenuhi panggilan Polda Riau. Karena itu, pihaknya akan mengupayakan upaya lain, yakni dengan mendatangi Sariantoni untuk segera diproses. Ketika itu, Sariantoni dikabarkan tengah berada di Medan, Sumatera Utara.
 
Untuk diketahui, Sariantoni dilaporkan ke Polda Riau oleh koperasi yang bergerak di bidang usaha kebun sawit, di daerah Pujud Kabupaten Rohil, atas dugaan penipuan dan atau penggelapan.

Kasusnya sempat di-SP3 (Dihentikan penyidikannya) oleh Polda Riau beberapa waktu lalu. Namun kasus itu kembali dibuka setelah hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memutuskan hal tersebut dalam sidang pra-peradilan. Menurut pihak koperasi, hak (uang) mereka dalam usaha tersebut diduga tidak dibayarkan dengan semestinya oleh Sariantoni (digelapkan, red).

Polda Riau juga pernah memanggil PT Torganda (selaku bapak angkat koperasi, red). Pihak perusahaan diminta keterangannya uang yang sudah disetor ke Sariantoni dan diduga tak sampai sepenuhnya kepada masyarakat. ***

R24/wan
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru