riau24 Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Nyatakan Terima | Berita Riau
Senin, 10 Desember 2018

Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Nyatakan Terima

0
Zumi Zola menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: int
Berita Riau -  Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Nyatakan Terima
Riau24.com - JAKARTA- Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola, menyatakan menerima vonis enam tahun yang dijatuhkan terhadap dirinya, oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.


Hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara serta denda Rp500 juta subsider tiga bulan penjara. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, yang sebelumnya menuntut Zumi dengan pidana delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

"Saya nyatakan menerima, Yang Mulia," ujar Zumi, dalam sidang yang digelar Kamis 6 Desember 2018.

Berbeda dengan Zumi, JPU dari KPK menyatakan pikir-pikir atas putusan itu.

Ditemui usai persidangan, Zumi berharap nantinya jaksa menerima keputusan hakim. "Saya berharap JPU juga begitu supaya bisa segera inkrah," ujarnya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Selain divonis enam tahun penjara, Hakim juga menyatakan agar hak politik Zumi dicabut selama lima tahun, setelah menjalankan pidana pokok.

Dalam putusannya, hakim memutuskan Zumi bersalah karena menerima gratifikasi dan memberikan suap terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

Terkait gratifikasi, majelis hakim menyatakan Zumi terbukti menerima hadiah sebesar Rp37.477.000.000, USD 173.300, dan SGD 100.000. Jika ditotalkan dalam rupiah sekitar Rp41 miliar.

Uang tersebut, kata Hakim, digunakan Zumi untuk keperluan pribadi serta keluarganya. Misalnya untuk membeli action figure di Singapura dan pakaian. Selain itu, hakim juga menyatakan Zumi menerima satu unit mobil Alphard.

Sedangkan terkait suap, majelis hakim menyatakan Zumi memberikan uang kepada pimpinan dan anggota DPRD Jambi, yang jumlahnya sekitar Rp16,34 miliar. Pemberian uang tersebut dilakukan agar pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 berjalan lancar.

Terkait hal ini, hakim memutuskan Zumi melanggar Pasal 12 B dan pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juntho Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. ***

R24/wan
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru