riau24 Mendagri Sebut Masalah Radikalisme Lebih Berat dari Pangan, Hidayat Nur Wahid Pertanyakan Hal ini | Berita Riau
Senin, 10 Desember 2018

Media Sosial

Mendagri Sebut Masalah Radikalisme Lebih Berat dari Pangan, Hidayat Nur Wahid Pertanyakan Hal ini

0
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Berita Riau -  Mendagri Sebut Masalah Radikalisme Lebih Berat dari Pangan, Hidayat Nur Wahid Pertanyakan Hal ini
Riau24.com- Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, memberikan komentar tentang pernyataan dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang beranggapan bahwa masalah radikalisme lebih berat daripada masalah pangan.

Sebagaimana diketahui, Tjahjo mengatakan di usia Indonesia yang ke 73 tahun merdeka, masih banyak tantangan yang dihadapi diantaranya bukan soal sandang, pangan dan papan, melainkan radikalisme dan terorisme.

Kata dia lagi, ancaman ini dinilai berat, dan karenanya perlu kerja sama berbagai pihak.

"Tantangan bangsa ke depan ini setelah 73 tahun merdeka, bukan kembali ke masalah sandang, papan dan pangan; tantangan yang pertama soal radikalisme, terorisme. Ini ancaman yang berat sekali. Mari bersama-sama, bukan tanggung jawab polisi dan TNI saja, tapi semua," ujar Tjahjo yang dilansir dari viva.co.id, Jumat, 7 Desember 2018.

Pernyataan dari Tjahjo itulah yang membuat Wakil ketua majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memberikan komentar. Dia sendiri mempertanyakan kembali pernyataan dari Mendagri tersebut.

Bahkan, pada kicauannya itu, dia juga menyinggung tentang Papua Merdeka dan Aksi 212. Ini kicauan dia yang dikutip dari akun twitternya.

"Mendagri Anggap Masalah Radikalisme Lebih Berat dari Pangan”. Tapi lagi2 apa itu “Radikalisme”?Tidak termasuk yg radikal tuntut Papua Merdeka? Jg yg radikal memfitnah Aksi 212 pdhl ia damai,toleran,nyanyikn lagu kebangsaan,kuatkn BhinekaTunggalIka&NKRI?!," kata dia, Sabtu, 8 November 2018.

Warganet pun ikut memberikan komentar mengenai kicauan dari Hidayat Nur Wahid tersebut. Ini reaksi netter.

@GunardiFajar: Orang lapar akan menjadi radikal pak.....

@Sugito57936935: Rezim pintar bikin narasi,tapi minim aksi.

@kebonlada: Pangan kurang bisa buat orang radikal lho...pak menteri. Bukannya berarti pangan lebih berat ?

@kusuma_kinan: Ya beginilah faktanya. Sejak pdip menang, pemerintahan diisi oleh orang2 sekuler dan antek asing aseng.

@nje_dull: Isu radikalisme masih aja jd bahan dagangan dan gorengan.. kapan move-an nya tuh menteri.. padahal jelas musuh utama kita tuh :
1.kemiskinan
2.kebodoahan
3.perilaku korupftif
4.ketidakadilan

R24/ibl
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru