riau24
Jumat, 27 April 2018
Internasional
0
Internasional
miris-pasukan-israel-bunuh-remaja-palestina-cuman-dipenjara-9-bulan
Miris, Pasukan Israel Bunuh Remaja Palestina Cuman Dipenjara 9 Bulan
Riau24.com- Kerabat korban dan para pejabat Palestina menilai pengadilan Israel memalukan, tak adil dan menerapkan standar ganda. Hal ini disampaikannya kepada Pengadilan Israel setelah menjatuhkan hukuman hanya sembilan bulan penjara terhadap seorang pasukan yang menembak mati remaja Palestina.    Seperti diketahui pada Mei 2014, seorang pasukan polisi Israel bernama Ben Deri menembak mati remaja Palestina, Nadim Nuwarra, 17. Korban yang tak bersenjata dan tak menimbulkan bahaya, ditembak mati saat protes di pos pemeriksaan Beitunia, Tepi Barat.   Seorang pengunjuk rasa remaja kedua, Mohammad Abu Thaher, 16, juga diserang adengan senjata dan dibunuh. Dalam kasus kematian Thaher, pihak Israel tidak melakukan penangkapan dengan alasan kurangnya bukti lantaran autopsi terhadap korban tidak dilakukan.   Hukuman sembilan bulan penjara terhadap Deri dijatuhkan Pengadilan Distrik Yerusalem pada hari Rabu. Menurut vonis hakim, tentara Israel itu diperintahkan menjalani hukuman percobaan enam bulan tambahan dan memerintahkan dia untuk membayar 50.000 shekel (USD14.000) sebagai ganti rugi kepada keluarga Nuwarra.   Padahal, dalam sidang tuntutan tahun lalu, Deri dinyatakan oleh jaksa telah bertindak lali atas penggunaan senjata apinya. Jaksa penuntut menerima klaim Deri bahwa dia keliru mengaktifkan putaran peluru tajam pada senapannya ketika dia bermaksud menembakkan peluru karet.   Keluarga Nuwara pada saat itu menyebut pembelaan terhadap Deri sebagai tipu muslihat dan membulkan hal yang memalukan bagi sistem peradilan Israel.   Siam Nuwarra, ayah Nadim, telah bertahun-tahun berjuang menuntut keadilan untuk kematian putranya. Dia mengatakan bahwa dia menemukan peluru tajam yang bersarang di ransel yang dikenakan Nadim ketika dia ditembak mati.   "Saya telah membuktikan bahwa Israel tidak memiliki keadilan ketika menyangkut warga Palestina," katanya kepada Al Jazeera, yang dikutip Sindonews Kamis 26 April 2018.   "Saya membuktikan ini dengan bukti, karena kasus Nadim adalah salah satu kasus terkuat dalam konflik Israel-Palestina oleh bukti, itu membuktikan Nadim dengan sengaja dibunuh," ujarnya.   Pejabat senior Palestina, Hanan Ashrawi, mengutuk vonis ringan terhadap Deri. Menurutnya, vonis pengadilan Israel itu "menggelikan". Dia membandingkan vonis itu dengan vonis yang diterima Ahed Tamimi. Gadis Palestina itu dihukum penjara delapan bulan atas tuduhan membuat hasutan dan menampar seorang tentara Israel.   "Keputusan tidak beralasan dan tidak adil ini merupakan standar ganda dalam hukuman Israel yang keterlaluan, yang diloloskan terhadap warga Palestina oleh pengadilan militer Israel, sementara pasukan pendudukan Israel, pendatang ilegal dan ekstremis diberi lisensi gratis untuk bertindak dengan kekebalan penuh," kata Ashrawi dalam sebuah pernyataan.(***)     R24/iko
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
0
Viral Medsos
Palestina Diguyur Hujan Es, Netizen: Masya Allah Es Besar Banget
palestina-diguyur-hujan-es-netizen-masya-allah-es-besar-banget
Riau24.com -Anomali cuaca  terkadang terjadi kapan pun. Seperti di Palestina, ternyata bisa terjadi hujan es yang mengagetkan.
0
Internasional
Mencekam, Milisi Hutsi Kembali Gempur Saudi Dengan Rudal Balistik
mencekam-milisi-hutsi-kembali-gempur-saudi-dengan-rudal-balistik
Riau24.com- Sistem pertahanan militer Arab Saudi kembali menghancurkan dua serangan rudal balistik oleh Kelompok Syiah Hutsi Yaman ke wilayah Arab Saudi Senin 23 April 2018 kemarin. Serangan kali ini menargetkan sebuah pelabuhan milik perusahaan minyak Saudi, Aramco, di Jizan.   Jubir Koalisi Arab, Turki Al Malki menyatakan, pihaknya berhasil menyebar pecahan rudal ke pemukiman penduduk. Hal itu mengakibatkan kebakaran di sebuah perkebunan, tetapi tidak menimbulkan korban.   Tiga hari sebelumnya, media Saudi juga menyebut keberhasilan sistem pertahanan melumpuhkan rudal Hutsi di Najran. Sementara pihak Hutsi menjadikan sebuah bandara di sana sebagai target.   Dilansir dari dakwatuna, Pada 11 April lalu, sistem pertahanan Saudi juga menghalau tiga rudal Hutsi yang menargetkan tiga kota termasuk Riyadh. Selain itu, dua pesawat Hutsi yang terbang di langit Saudi juga berhasil dijatuhkan.   Sebelumnya, pihak Hutsi memang mengultimatum Saudi dengan penembakan rudal balistik setiap hari. Menurut mereka, itu balasan akibat serangan Koalisi Ara yang dipimpin Saudi ke Yaman. (***)     R24/iko  
0
Internasional
Dikabarkan Tewas di Suriah, RI Lakukan Penyelidikan Terhadap Pentolan ISIS Bahrumsyah
dikabarkan-tewas-di-suriah-ri-lakukan-penyelidikan-terhadap-pentolan-isis-bahrumsyah
Riau24.com- Pihak berwenang Indonesia sedang menyelidik laporan yang mengklaim komandan kelompok Islamic State atau ISIS di Asia Tenggara, Bahrumsyah, tewas di Suriah timur pekan lalu. Klaim itu muncul dari para pendukung ISIS yang disebar secara online.   Dalam pesan online dari propagandis ISIS yang dilihat oleh Reuters menyebutkan bahwa Bahrumsyah, seorang warga negara Indonesia (WNI), tewas setelah serangan udara AS menghantam Hajin, sebelah utara kota Abu Kamal, Suriah.   Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan bahwa kedutaan Indonesia di Suriah sudah membuat pertanyaan, tapi belum bisa mengonfirmasi kematian Bahrumsyah.   Dua pejabat senior anti-terorisme Indonesia, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan mereka memperlakukan laporan kematian Bahrumsyah secara serius.   "Kami sedang dalam proses penyelidikan," kata seorang pejabat senior Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). "Jika laporan itu benar, itu akan menjadi motivasi (ISIS) untuk melakukan serangan balasan di Indonesia," ujarnya dilansir dari Sindonews. Selasa 24 April 2018.   Sementara itu, juru bicara Pentagon, Eric Pahon, mengatakan pesawat tempur AS membom wilayah "umum" di Suriah timur pada hari Bahrumsyah diklaim tewas. Namun, Pentagon juga tidak bisa mengonfirmasi kematian pentolan ISIS asal Indonesia itu.   Pesan online yang mengklaim kematian Bahrumsyah yang ditinjau Reuters berasal dari tokoh ISIS, Abu Nuh. Pesan itu mengatakan bahwa Bahrumsyah menghadiri pertemuan para pemimpin ISIS saat serangan udara AS terjadi. (***)     R24/iko
0
Intelijen
Beginilah Ciri-ciri Wajah Pembunuh Anggota Hamas di Kuala Lumpur, Israel Bantah Pelaku Agen Mossad
beginilah-ciriciri-wajah-pembunuh-anggota-hamas-di-kuala-lumpur-israel-bantah-pelaku-agen-mossad
Riau24.com - KUALA LUMPUR - Sketsa wajah dua tersangka penembak anggota Hamas Fadi al-Batsh dirilis Kepolisian Malaysia. Kedua tersangka itu diduga merupakan agen rahasia Israel Mossad.
0
Internasional
ISIS Serukan Anggotanya Perangi Negara-negara Arab Termasuk Palestina
isis-serukan-anggotanya-perangi-negaranegara-arab-termasuk-palestina
Riau24.com- Kelompok Islamic State atau ISIS menyerukan anggotanya untuk menyerang negara-negara Arab, termaksud Palestina, Arab Saudi, Iran dan Mesir. Seruan ini disampaikan oleh kelompok itu karena mereka menganggap para pimpinan Arab sudah "murtad".   Demikian disampaikan juru bicara kelompok ISIS, Abu Hassan al-Muhajir, dalam sebuah pernyataan audio yang dirilis hari Minggu. Hasutan ini telah menyebar melalui aplikasi pesan Telegram.   Seperti diketahui, seruan ini merupakan pernyataan hasutan pertama ISIS dalam sebulan sepuluh bulan terakhir setelah kelompok tersebut mengalami banyak kekalahan di Irak dan Suriah. Negara-negara Arab dijadikan target karena kelompok itu ingin fokus berperang di "dekat rumah".   Meski demikian, pernyataan Muhajir juga berisi seruan serangan terhadap Eropa dan Amerika Utara.   "Tidak ada perbedaan antara memerangi para pemimpin Arab Saudi, Mesir, Iran dan Palestina dengan sekutu Tentara Salib Amerika, atau Rusia atau Eropa," kata Muhahir dalam pesan audio mirip pidato yang berdurasi beberapa jam.   Menurutnya, para pemimpin Arab telah "murtad" dan pantas diperlakukan lebih keras lagi."Ini adalah Arab dan lebih ganas dan ganas terhadap Islam," ujar Muhajir dilansir dari Sindonews 23 April 2018.   Hassan, seorang peneliti di Tahrir Institute for Middle East Policy, mengatakan pidato itu sejalan dengan evolusi terbaru kelompok tersebut. "Ini selaras dengan gerakan ISIS baru-baru ini, untuk menjadi lebih internal," katanya dalam serangkaian tweetyang dikutip New York Times, Senin (23/4/2018).   ISIS pada awalnya adalah kelompok afiliasi al-Qaeda di Irak. Namun, pada akhirnya kelompok ini berseberangan dengan al-Qaeda dan mendirikan "kekhalifahan" pada tahun 2014 dengan wilayah di sebagian Irak dan Suriah yang mereka duduki.   Namun dalam perkembangannya kelompok tersebut mengalami banyak kekalahan akibat serangan banyak pihak, baik Suriah, Irak, koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat, Rusia dan berbagai milisi termasuk Kurdi dan milisi Syiah.(***)     R24/iko
0
Raja Salman Dikabarkan Dilarikan ke Bunker
Viral di Medsos, Isu Kudeta di Arab Saudi Merebak, Tapi Dibantah Polisi
viral-di-medsos-isu-kudeta-di-arab-saudi-merebak-tapi-dibantah-polisi
Riau24.com - RIYADH- Isu kudeta terhadap Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz, sempat merebak dan menjadi viral di media sosial. Hal itu setelah tersebar kabar yang menginformasikan terjadinya kegaduhan di istana Raja Salman di Riyadh. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar rentetan tembakan di sekitar istana. Bahkan Raja Salman sempat dikabarkan diamankan ke dalam bunker di istana.
0
Internasional
AS Ancam Kembali Bombardir Suriah
as-ancam-kembali-bombardir-suriah
Riau24.com - Menteri pertahanan Amerika Serikat (AS) Jim Mattis mengancam akan membombardir Suriah jika Bashar al- Assad gagal untuk memperhatikan pesan dari serangan rudal jelajah sekutu pekan lalu.
0
Internasional
Hendak Shalat Subuh, Mossad Israel Bunuh Ulama Palestina di Malaysia
hendak-shalat-subuh-mossad-israel-bunuh-ulama-palestina-di-malaysia
Riau24.com- Seorang ulama Palestina yang juga sebagai sekaligus Akademisi tewas ditembak oleh dua orang pelaku di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur ketika sedang dalam perjalanan ke Masjid untuk Salad Subuh pada hari Sabtu 21 April 2018 kemarin. Ulama itu bernama Fadi al-Batsh, 35 tahun.   "Anggota Hamas itu tewas dibedil oleh pria bersenjata di daerah pemukiman di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, pada Sabtu pagi waktu setempat." Kata Al Jazeera, melaporkan yang dikutip Tempo, Sabtu.21 April 2018.   Orang tua al-Batsh mengatakan kepada Al Jazeera, dia menuding agen rahasia Israel, Mossad, berada di balik kematian putranya dan mendesak otoritas Malaysia segera melakukan penyelidikan atas peristiwa pembunuhan tersebut. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, membenarkan peristiwa pembunuhan terhadap salah seorang anggota Hamas, organisasi yang memerintah di kawasan Jalur Gaza.   Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui Twitter, Hamas menguraikan al-Batsh sebagai seorang ilmuwan muda Palestina dari Jabalia di Jalur Gaza. "Dia seorang syahid yang mengabdikan dirinya di sektor energi."   Sementara itu, beberapa situs website Palestina menjelaskan, al-Batsh masih memiliki hubungan kekerabatan dengan salah seorang pejabat senior di kelompok gerakan Jihad Islam di Gaza.Logo Mossad. i24news.tv   Sementara itu menurut keterangan Kepala Kepolisian Malaysia, Datuk Seri Mansor Lazim, kepada media, kejadian itu bermula dari aksi dua pria bersenjata. Keduanya menunggu al-Batsh di depan sebuah rumah tinggal di Distrik Setapak. "Selang 20 menit kemudian, tersangka menembakkan sedikitnya 10 amunisi tajam ke arah korban. Empat peluru membuatnya tewas seketika," ucapnya.   Polisi menjelaskan, al-Batsh ditembak di bagian tubuh dan kepala. "Kami sedang melakukan investigasi atas insiden ini dari berbagai aspek, termasuk dugaan aksi terorisme," kata polisi.   Duta Besar Palestina untuk Malaysia, Anwar H. Al Agha, sebagaimana dikutip koran New Straits Times, mengatakan, korban adalah imam kedua di masjidnya. "Dia tinggal di Malaysia selama 10 tahun."(***)     R24/iko      
0
Nuklir Korut
Kim Jong-un Hentikan Program Rudal Nuklir, Ini Respon Donald Trump
kim-jongun-hentikan-program-rudal-nuklir-ini-respon-donald-trump
Riau24.com - Dunia internasional menyambut baik kebijakan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menghentikan uji coba nuklir dan rudal balistik. Bahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuliskan cuitan khusus tentang itu.
0
Kemerdekaan Palestina
Anak-Anak Israel Sudah Kenal Senjata, Netizen: Zionis Mental Pengecut
anakanak-israel-sudah-kenal-senjata-netizen-zionis-mental-pengecut
Riau24.com - Sudah bukan rahasia umum anak-anak Israel diperkenalkan dengan senjata api. Beralasan demi melindungi diri, tidak jarang juga anak-anak muda membawa senjata api di mana-mana.
0
Internasional
Jet Tempur Koalisi Saudi Hantam Mobil Sipil, 20 Tewas
jet-tempur-koalisi-saudi-hantam-mobil-sipil-20-tewas
Riau24.com- Koalisi Saudi kembali membombardir wilayah barat daya Yaman pada Jumat waktu setempat melalui serangan udara. Dalam agresi militer yang dipimpin Arab Saudi itu telah menghancurkan sebuah mobil sipil dengan menewaskan dua puluh orang.
0
Internasional
AS, Inggris dan Prancis Desak Indonesia Ikut Tekan Rezim Al -Assad
as-inggris-dan-prancis-desak-indonesia-ikut-tekan-rezim-al-assad
Riau24.com- Amerika Serikat (AS), dam sekutunya Inggris dan Prancis mendesak pemerintah Indonesia agar ikut menekan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menghentikan serangan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri.   Desakan ini disampaikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, dilansir dari Sindonews Kamis 19 April 2018.   Dubes Moazzam mengatakan AS, Inggris dan Prancis sangat menyambut pernyataan pemerintah Indonesia mengenai serangan senjata kimia di Suriah. Komentar diplomat London ini disampaikan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.   Menurutnya, Inggris dan dua sekutunya ingin Indonesia berbuat lebih banyak, termasuk ikut menekan rezim Suriah agar menghentikan serangan terhadap rakyatnya sendiri.   "Kami menyambut pernyataan pemerintah Indonesia, yang diutarakan Menlu pekan lalu, di mana Indonesia telah menetapkan posisinya atas serangan tersebut dan penggunaan senjata kimia di Suriah," kata Moazzam.   "Tapi, kami mengundang pemerintah Indonesia untuk melakukan hal lebih. Kami ingin Indonesia bergabung dengan kami untuk menyeret (Bashar) al-Assad bertanggung jawab atas penyalahgunaan konvensi senjata kimia internasional dan penyalahgunaan senjata kimia terhadap (rakyat) Suriah," ujarnya.(***)     Riau24/iko
0
Kisah Kehidupan
Kisah Ayah Jahanam, Serahkan Anak Kepada Teman untuk Diperkosa, Eh Malah Ia Ikutan Perkosa Anaknya
kisah-ayah-jahanam-serahkan-anak-kepada-teman-untuk-diperkosa-eh-malah-ia-ikutan-perkosa-anaknya
Riau24.com - NEW DELHI - Seorang ayah di India ini bisa dikatakan sebagai ayah jahanam. Bagaimana tidak, ia tega memberikan putrinya kepada dua temannya sebagai hadiah untuk digauli. Parahnya, pria itu ikut bergabung dengan kedua temannya untuk memerkosa putrinya secara bergantian.
0
Senjata Nuklir
Bisa Luluh Lantakkan AS, Inilah Rudal Nuklir 'Guam Killer' yang Dipamerkan China
bisa-luluh-lantakkan-as-inilah-rudal-nuklir-guam-killer-yang-dipamerkan-china
Riau24.com - BEIJING -  China semakin agresif dalam meningkatkan kapasitas mesin perangnya. Dalam sebuah parade militer akbar baru-baru ini, negara tirai bambu itu memamerkan sebuah peluru kendali (rudal) berhulu ledak nuklir baru yang diklaim mampu menghantam wilayah Amerika Serikat (AS).
Loading...
riau24_zylzv_3626.jpg
Inhil, Riau24.com - Sebagai wadah untuk menyalurkan bakat siswa di bidang seni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Pendidikan Inhil menggelar kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Menengah Atas (SMA) Tingkat Kabupaten Tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak tanggal 24 s/d 26 April.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru