riau24
Senin, 21 Agustus 2017
Nasional
1
Kesehatan
selain-ibadah-ini-manfaat-puasa-untuk-kesehatan-kulit
Selain Ibadah, Ini Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Kulit
Riau24.com - Saat ini seluruh umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, puasa sendiri tidak hanya dilakukan saat bulan ramadhan saja. Beberapa sengaja menjalankan ibadah puasa diluar bulan ramadhan.
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
1
Nasional
Pejabat BPK Terjaring OTT, KPK Amankan Rp1 Miliar Lebih
pejabat-bpk-terjaring-ott-kpk-amankan-rp1-miliar-lebih
Riau24.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Rp1 miliar lebih dalam proses Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli.
1
Video Viral Anak-anak Berteriak Bunuh si Ahok
Fenomena Identitas Kafir di Kalangan Anak-Anak Indonesia Buat Miris Komnas Perlindungan Anak
fenomena-identitas-kafir-di-kalangan-anakanak-indonesia-buat-miris-komnas-perlindungan-anak
Riau24.com -
2
Aksi Anarkis
Amuk Warga Akibat Isu Pembakaran Kitab Suci tak Di-Blow Up, Media Nasional Diskriminatif?
amuk-warga-akibat-isu-pembakaran-kitab-suci-tak-diblow-up-media-nasional-diskriminatif
Riau24.com - Tidak diblow up-nya berita amuk massa di Jayapura usai beredar kabar dari media sosial tentang dugaan adanya kitab suci dibakar, di belakang wisma Kepala Staf Korem (Kasrem) 172/PWY, Kamis (25/5), menunjukkan sikap diskriminasi media nasional terhadap umat muslim.
1
Kajian Islam
Benarkah Umroh Berkali-kali Merupakan Tipu Daya Syetan? Ini Indikasinya...
benarkah-umroh-berkalikali-merupakan-tipu-daya-syetan-ini-indikasinya
Riau24.com -Bukan hal aneh saat ini jika ada banyak orang yang pergi umroh berkali-kali. Ada yang bahkan setiap tahunnya melakukan perjalanan ke tanah suci. Kalau memang profesinya adalah pemandu umroh, memang tidaklah masalah, akan tetapi jadi masalah besar jika umroh yang dilakukan berkali-kali tersebut dilakukan hanya untuk memuaskan batin saja, dan justru menjadikannya makin terjauh dari sifat dermawan dan peduli pada lingkungan sekitar.
1
Teror Bom
Rumah Terduga Teroris Kampung Melayu Digeledah, Ini Barang Bukti Yang Ditemukan
rumah-terduga-teroris-kampung-melayu-digeledah-ini-barang-bukti-yang-ditemukan
Riau24.com - Pada Jumat, 26 Mei 2017 kemarin sekitar pukul 21.30 WIB, dilakukan Penggeledahan Rumah Terduga Terorisme dalam Rangka Back Up Tim Densus 88 AT di kediaman terduga terorisme yaitu Ahmad Sukri, Kampung Ciranji, Desa Sirnagalih Kecamatan Cipokor, Kabupaten Bandung Barat.
0
Pemerintah
Ribuan Kodok Milik Jokowi Diterkam Biawak
ribuan-kodok-milik-jokowi-diterkam-biawak
Riau24.com -Ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo gemar memelihara kodok.
0
TAHUKAH ANDA
Apakah Pamer Foto Makanan di Sosmed Saat Puasa Itu Berdosa?
apakah-pamer-foto-makanan-di-sosmed-saat-puasa-itu-berdosa
Riau24.com - Saat Berpuasa kita sering melihat gambar atau tayangan makanan baik itu di media sosial ataupun televisi.
0
TAHUKAH ANDA
Puasa, Berat Badan Malah Naik, Ini Alasannya
puasa-berat-badan-malah-naik-ini-alasannya
Riau24.com - Bulan Ramadan kerap dijadikan sarana untuk diet karena wajib berpuasa sebulan penuh. Namun sebagian orang tidak mendapat bonus berat badan susut selama berpuasa.
0
Nasional
Jokowi Bakal Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Heli
jokowi-bakal-usut-dugaan-korupsi-pengadaan-heli
Riau24.com - Penyidik POM TNI menetapkan 3 tersangka dari unsur militer dalam kasus dugaan penyimpangan pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101. Instruksi Presiden Joko Widodo diketahui ada di balik pengungkapan kasus itu.
0
Artis
Meski Dilecehkan, Ustaz Arifin Ilham Maafkan Pelaku Parodi Video Poligami
meski-dilecehkan-ustaz-arifin-ilham-maafkan-pelaku-parodi-video-poligami
Riau24.com -Maraknya parodi video poligami yang menyindir Ustaz Arifin Ilham memasuki babak baru. Alih-alih marah besar, Ustaz Arifin Ilham justru membuka pintu maaf bagi beberapa remaja yang membuat parodi poligami yang menyerangnya
0
Pemerintah
Heboh Al Maidah 51 'Raib' dari Alquran
heboh-al-maidah-51-raib-dari-alquran
Riau24.com- Temuan Alquran dengan cetakan tanpa surat Al-Maidah ayat 51-5 menuai kontroversi. Betapa tidak, ayat yang tercecer dalam mushaf Alquran cetakan PT Suara Agung itu kebetulan adalah ayat yang belakangan menjadi sorotan masyarakat. Al Maidah ayat 51 menjadi topik yang paling sering diperbincangkan sepanjang perhelatan Pilkada DKI 2017. Apalagi, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang kala itu menjabat Gubernur DKI Jakarta, dan calon petahana Gubernur DKI, harus jadi pesakitan karena dijerat kasus penodaan agama Surat Al Maidah ayat 51. Kasus tersebut bermula dari laporan KH Basith, pengurus DKM Masjid Assifa Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Bogor, yang menemukan mushaf cetakan penerbit PT Suara Agung pada Selasa, 23 Mei 2017, tidak ada Surat Al Maidah ayat 51 sampai 57. Informasi itu viral di media sosial sehari setelahnya. Kementerian Agama melalui Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ), Muchlis Hanafi, langsung menghubungi dan menyurati PT Suara Agung, penerbit mushaf yang diduga terdapat kesalahan. Dalam suratnya Kepala LPMQ meminta penerbit untuk memeriksa sisa stok Alquran yang terdapat kesalahan untuk dimusnahkan. "Sesuai SOP, ketika ada laporan salah cetak kami perintahkan penerbit untuk memeriksa stok yang masih ada, bila ada kesalahan segera dimusnahkan," kata Muchlis Hanafi dilansir dari Viva.co.id Sabtu, 27 Mei 2017. Kemenag lanjut Muchlis, juga memerintahkan penerbit agar mushaf yang sudah beredar dan ada kesalahan di dalamnya agar ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. Penerbit wajib bertanggungjawab untuk mengganti Alquran yang ditemukan terdapat kesalahan cetakan. Dalam kasus ini, Muchlis menjelaskan bahwa Alquran cetakan PT Suara Agung yang dilaporkan masyarakat, memang tidak ditemukan ayat 51 sampai 57 pada Surat Al Maidah, yang seharusnya ada di halaman 117. Namun, Al Maidah ayat 51-57 justru terdapat di halaman 113. "Jadi tidak ada pada tempatnya. Salah tempat. Walaupun salah tempat, kesalahatan fatal itu," tegas Muchlis. Untuk itu, Kementerian Agama telah memberikan teguran keras kepada penerbit. Menurutnya, kesalahan terjadi diduga karena salah letak ketaren atau semacam lipatan kertas. Kesalahan seperti ini bisa menyebabkan salah tempat ayat dan nomor urutnya juga bisa acak. "Nah, yang ini nomor urutnya benar tapi isinya bukan itu," ujar dia. Muchlis yang sempat menjadi penerjemah Raja Salman saat kunjungannya di Indonesia itu, menepis 'hilangnya' terkait dengan gonjang-ganjing Pilkada DKI Jakarta. Dari pengakuan pihak penerbit, Muchlis menyebut bahwa peristiwa itu murni keteledoran percetakan. "Yang jelas tidak dengan sengaja, kebetulan itu pada ayat yang sedang jadi sorotan perhatian orang banyak, apesnya begitu. Mereka sudah minta maaf dan berjanji mengganti kalau ada yang pegang cetakan itu. Ini murni human error," terang Doktor Ilmu Tafsir Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini. Klarifikasi Penerbit LPMQ, terang Muchlis, merupakan pihak yang selalu dilibatkan dalam pencetakan mushaf Alquran. Sebelum penerbit mencetak mushaf dan mengedarkan, LPMQ memeriksa naskah aslinya sampai benar dan diberikan tanda tashih agar bisa dicetak. Kesalahan sering terjadi justru saat proses pencetakan. Muchlis menyebut berbagai persoalan mulai dari peralatan percetakan yang sudah tua dan minim quality control. "Kadang-kadang terjadi di luar kita, titik tambahan sering kali itu. Salah susun kateren sangat mungkin terjadi di percetakan, juga dengan keterbatasan tenaga kita tidak mungkin jutaan naskah (diperiksa)," bebernya. Sementara itu, Direktur PT Suara Agung, Fauzi Fadlan, selaku penerbit mushaf Alquran tersebut, mengakui ada kesalahan atau human error dalam percetakan mushaf Alquran edisi terjemahan dengan panduan Waqaf & Ibtida cetakan ke-1 tahun 2015.Ia mengkonfirmasi telah terjadi kekeliruan penempatan materi/isi pada halaman 113-117 dalam proses pencetakan. Sehingga, Surat Al Maidah ayat 51-57 yang seharusnya ada di halaman 117, tercetak di halaman 113. "Dengan demikian, tidak ada ayat yang hilang, akan tetapi tertukar tempat," ujar Fauzi. Setelah informasi itu tersiar, penerbit langsung menarik 400 eksemplar mushaf yang baru terdistribusi. Namun, karena beberapa hal dan ada yang sudah dimiliki masyarakat, sehingga tidak semua mushaf bisa ditarik. Dari hasil penarikan ditambah stok mushaf yang terjadi kekeliruan seluruhnya berjumlah 5.480 eksemplar, sudah dimusnahkan. Kemudian, untuk cetakan 1 tahun 2015 tersebut setelah diperbaiki dan sudah benar telah dicetak ulang dan telah didistribusikan kembali ke masyarakat. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, hal tersebut semata karena kekhilafan kami," kata Fauzi. Muchlis mengingatkan kepada para penerbit Alquran lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Jangan sampai kepentingan bisnis berada di atas kesucian teks Al Quran, sebab tidak jarang kesalahan terjadi karena keteledoran akibat kurangnya quality control," tegasnya. Tabayun Majelis Ulama Indonesia pun langsung merespons soal kesalahan cetak perusahaan penerbit Alquran yang mencetak Alquran tanpa Surat Al Maidah Ayat 51-57. Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid, mengatakan bahwa kesalahan sekecil apa pun harus diperbaiki. "Jangan sampai menjadi salah olahan, yang menjadi salah paham, polemik yang memunculkan kegaduhan," kata dia saat ditemui di Kantor MUI di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat 26 Mei 2017. Meski demikian, MUI meminta seluruh umat Islam untuk tidak bereaksi berlebihan menanggapi masalah ini. Dia mengajak seluruh umat untuk tetap tabayun. "Boleh jadi itu hanya kesalahan teknis. Jangan dijadikan reaksi yang berlebihan," kata Zainut. Lebih jauh, dia juga meminta pemerintah untuk mendalami masalah ini, untuk mencari tahu apakah hanya kesalahan teknis atau ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak penerbit. Apalagi, ayat yang 'raib' kebetulan adalah ayat yang sedang mendapat sorotan masyarakat. "Itulah makanya ini harus betul diteliti secara cermat apakah ini teknis kalau teknis ini saya kira manusiawi, tapi kalau kesengajaan saya kira yang melakukan kesengajaan ini harus bertanggung jawab," tegas Zainut. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid, juga mengecam adanya penerbitan mushaf Alquran dengan menghilangkan ayat tersebut, dengan alasan apa pun. "Karena itu akan mengundang lagi konflik yang berkepanjangan," kata Sodik di Senayan Jakarta, Jumat 26 Mei 2017. Politikus Gerindra ini juga menyesalkan jika ada pihak-pihak tertentu yang mendorong pencetakan Alquran tersebut. Hal itu, bagi dia, dapat berdampak luas di Indonesia. "Jangan jadikan soal agama dan toleransi sebagai wilayah coba-coba, atau simulasi. Karena harus dibayar mahal oleh bangsa Indonesia," ujar Sodik. Selain itu, dia menyesalkan lemahnya proses verifikasi Alquran oleh Kementerian Agama. Dia mengingatkan lemahnya kinerja itu berpotensi membahayakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (***) R24/iko
0
Pejabat BPK Terjaring OTT
FITRA: BPK Harus Lakukan Reformasi Total
fitra-bpk-harus-lakukan-reformasi-total
Riau24.com - Deputi Sekjen Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Apung Widadi mengatakan, terjaringnya salah satu pejabat Badan Pemeriksa Keuangan dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan tamparan yang keras bagi BPK.
0
Nasional
Pejabat BPK Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK
pejabat-bpk-terjaring-operasi-tangkap-tangan-kpk
Riau24.com - Seorang pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat 25 Mei 2017. OTT Tersebut diduga terkait pemberian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
0
Teror Bom
Bahan Peledak Bom Kampung Melayu Adalah Ciri Khas Jaringan ISIS
bahan-peledak-bom-kampung-melayu-adalah-ciri-khas-jaringan-isis
Riau24.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bahan peledak yang digunakan oleh pelaku bom Kampung Melayu, Jakarta Timur adalah triacetone triperoxide (TATP). Bahan tersebut merupakan ciri khas dari jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
riau24_nbwzk_3045.jpg
Inhil, Riau24.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke - 72 Republik Indonesia (RI), Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti apel kehormatan dan renungan suci yang dipimpin langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung, SIK di Taman Makam Pahlawan 'Yudha Bakti', Tembilahan Hulu, Kamis, 17 Agustus 2017 dini hari.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru