Menu

Tingkatkan Hasil Perkebunan Sawit di Lahan Gambut, Pemkab Siak Kembangkan Teknologi Aero Hydro Culture

Lina 14 Jun 2019, 14:54
Kebun sawit di Siak/lin
Kebun sawit di Siak/lin

"Semoga dengan teknologi terbaru ini, nantinya hasil perkebunan kelapa sawit masyarakat akan meningkat, sehingga akan meningkatkan penghasilan mereka," harap Asisten II tersebut.

Kemudian Prof. Anton dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jakarta, menjelaskan bahwa Teknologi Aero Hydro Culture, merupakan teknologi yang berfungsi untuk memancing akar tanaman untuk naik keatas, sehingga lebih mendapat makanan dari pupuk organik yang telah disediakan.

"Teknologi Aero Hydro Culture, terbuat dari pupuk organik yang dibuat dari rumput, tanda sawit yang kosong (tangkos), dan campuran kotoran hewan," kata lelaki yang kerap dipanggil Profesor itu.

Setelah semua bahan dicampurkan, sambungnya, bahan tersebut akan didiamkan atau diendapkan kurang lebih dua bulan, kemudian baru dicampurkan dengan pupuk lain seperti Pupuk mikorisa, dan pupuk PGPR.

Kepala Dinas Pertanian Budiman Safari menambahkan, Teknologi ini, akan coba dikembangkan terlebih dahulu dilahan Koperasi Beringin Jaya, Kampung Koto Ringin, dengan luas kurang lebih 400 hektare.

"Setelah teknologi ini berhasil dikembangkan, saya berharap koperasi Beringin Jaya menjadi pengembang usaha primadona, bagi pelaku usaha sawit didaerah lain," kata budi.***

Halaman: 123Lihat Semua