Menu

Saat Akan Ditangkap, Tersangka Bandar Narkoba Ini Nekat Perintahkan Anggotanya Keroyok Kapolsek dengan Senjata Tajam

Siswandi 12 Aug 2019, 10:31
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Aksi kejahatan yang dilakukan seorang bandar narkoba yang satu ini, bisa dikatanan tergolong nekat.  Bukannya takut saat akan ditangkap, ia bersama anggota jaringannya malah balik mengeroyok petugas yang akan menangkapnya. Secara bersama-sama, sang bandar balas menyerbu petugas bersenjatakan senjata tajam.

Akibatnya, petugas pun terluka. Namun sang bandar narkoba sendiri sempat ditembak petugas. Setelah mengalami perawatan di rumah sakit, sang bandar narkoba tersebut akhirnya tewas meregang nyawa.

Dilansir republika, Senin 12 Agustus 2019, kejadian ini berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara. Ceritanya bermula ketika pada Sabtu (10/8/2019) kemarin, Kapolsek Patumbak  AKP Ginanjar dan jajaran, melakukan aksi Gerebek Kampung Narkoba (GKN) yang berada di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan tiga orang tersangka pengedar narkoba, yakni U (49), K (30) dan S (29). Saat diintegogasi, ketiga mengaku mendapatkan barang haram itu dari A. Dari catatan pihak Kepolisian, A termasuk salah satu bandar sabu yang paling dicari-cari. Aksinya juga terhitung lumayan. Karena dalam satu pekan, ia bisa menjual setengah kilogram hingga satu kilogram sabu, yang nilai bisa mencapai ratusan juta rupiah.

"Saat diperiksa petugas, mereka mengaku sabu yang dijual berasal dari bandar berinisial A," terang Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo.

Mendapat informasi itu, Ginanjar beserta anggotanya langsung mencari A di kediamannya, yang berada Jalan Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak. Saat itu, petugas melihat tersangka A sedang duduk di depan rumah.

Halaman: 12Lihat Semua