Menu

Blak-Blakan Sandiaga Uno Tolak Tawaran Erick Thohir Jadi Petinggi BUMN

Ryan Edi Saputra 15 Dec 2019, 21:32
Moment akrab Sandiaga Uno dan Erick Thohir dalam sebuah acara. (R24/int)
Moment akrab Sandiaga Uno dan Erick Thohir dalam sebuah acara. (R24/int)

RIAU24.COM - JAKARTA - Pernah diisukan akan memimpin salah satu BUMN, Sandiaga Uno pun langsung mementahkan isu tersebut ke khalayak publik. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Ini mengatakan, dirinya menolak tawaran Menteri BUMN Erick Thohir menjadi petinggi di salah satu perusahaan BUMN. 

Sandi menuturkan dirinya masih menjadi elite partai sehingga dirinya tak ingin BUMN dicampur dengan kepentingan politik.

"Bukan kapasitas pimpinan perusahaan, direksi atau komisaris karena posisi saya yang aktif di bidang politik dan sebagai kader salah satu partai politik. BUMN itu harus bebas dari benturan kepentingan, harus bebas dari kepentingan yang mungkin bisa dianggap sebagai kepentingan partai," kata Sandi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12) sebagaimana dilansir kumparan.com.

Ketika ditanya apakah benar adanya tawaran jabatan di PT Asuransi Jiwasraya Persero, Sandiaga tak menjawab secara gamblang. Namun, ia memastikan dirinya bersedia membantu Erick dengan memberi masukan terhadap permasalahan asuransi.

"Bidang asuransi kita khawatir ada kasus Jiwasraya dan kasus-kasus lain. Jangan sampai ini menjadi trigger terhadap bubbleyang nanti akan menjadi tantangan utama 2020 karena sistem keuangan kita sangat bergantung pada stabilitas moneter dan pembenahan asuransi ini sudah sangat mendesak," ucap dia.

"Saya akan jadi terdepan untuk memberikan advice kepada Pak Erick bagaimana mengenai tentunya sektor yang sangat strategis itu," imbuhnya.

Halaman: 12Lihat Semua