Ratusan Tenaga Medis Gugur Karena Corona, Ini Pinta Buya Syafii Maarif Pada Jokowi

Minggu, 13 September 2020 | 14:28 WIB
Buya Syafii maarif Buya Syafii maarif

RIAU24.COM - JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif mengaku miris dengan banyaknya dokter yang berguguran saat menangani pandemi Covid-19. Atas alasan itu, dia berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan apa yang menjadi kegelisahan hatinya. 

“Sebagai salah seorang yang tertua di negeri ini, batin saya menjerit dan goncang membaca berita kematian para dokter yang sudah berada pada angka 115 pagi ini plus tenaga medis yang juga wafat dalam jumlah besar pula,” ujar pendiri Maarif Institute ini kepada wartawan, Minggu (13/9) melansir rmol.

Baca Juga: Kritik Ma'ruf Amin yang Puji K-Pop, Ahmad Dhani: Seharusnya Diskusi Dulu Sama Saya

Dalam suratnya tersebut, Presiden World Conference on Religion for Peace ini juga meminta Presiden Joko Widodo untuk dapat memerintahkan Menteri Kesehatan agar bekerja keras menolong para dokter yang menjadi garda depan dalam menangani pandemi Covid-19. 

“Pak Presiden, mohon diperintahkan kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya untuk berupaya semaksimal mungkin menolong nyawa para dokter ini,” kata Buya Syafii. 

Baca Juga: Dibangun Pertama Sekali Oleh Bung Karno, Rocky Gerung Sebut Hal Ini Tidak Lagi Dimiliki Indonesia Sejak Jokowi Memimpin

Menurutnya, jika pemerintah lamban dalam menjaga para dokter di Indonesia, maka bangsa Indonesia akan goyah. 

“Jika begini terus, bangsa ini bisa oleng karena kematian para dokter saban hari dalam tugas kemanusiaannya di garis paling depan. Terima kasih Pak Presiden,” tandasnya. 

PenulisR24/put



Loading...
Loading...