Tambang Batubara di Sawahlunto Kembali Alami Kecelakaan Maut, 3 Nyawa Melayang Satu Luka Berat

Minggu, 13 September 2020 | 21:17 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Untuk kesekian kalinya, kecelakaan tambang batubara kembali terulang di Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat. Kali ini, nyawa 3 orang pekerja dikabarkan melayang. Sedangkan satu orang pekerja dikabarkan mengalami luka berat. Musibah kali ini terjadi akibat terjadinya longsir dalam tambang, bukan akibat ledakan seperti yang kerap terjadi sebelumnya. 

Menurut kabar yang beredar, insiden tersebut terjadi pada Sabtu dini hari 12 September 2020 sekira pukul 05.00 WIB. Namun, kabar kecelakaan itu baru mencuat pada Minggu 13 September 2020. 

Baca Juga: Boruto Chapter 50 Bahasa Indonesia Rilis, Isshiki Ternyata Tak Berani Bunuh Boruto, Amado Ungkap Fakta Mengejutkan

Hal itu juga dibenarkan Kapolres Kota Sawahlunto, AKBP Junaidi Nur. “Ya, korban ada empat orang, satu luka berat dan tiga meninggal dunia. Di kawasan Tambang Tahiti,” ungkapnya, dilansir viva. 

Menurut Junaidi Nur, kecelakaan itu disebabkan oleh longsoran dalam lubang tambang. Keempat korban  tersebut tertimbun material longsor. “Bukan ledakan ya. Disebabkan oleh longsor dalam lubang,” ujar Junaidi Nur.

Baca Juga: Gagal Move On, Fans Kecewa Naruto Dihajar Isshiki di Bocoran Boruto Chapter 50, Warganet Pertanyakan Hagoromo

Ditambahkannya, saat ini proses evakuasi terhadap seluruh korban sudah selesai dilaksanakan. Seluruh korban berhasil dikeluarkan dari lubang tambang.

“Korban sudah dievakuasi. Korban terakhir keluar tadi pagi pukul 06.00 WIB. Petugas di lapangan masih olah TKP,” tambahnya. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...