Ponpes Al Ma'arif Lahirkan 16 Penjahit Pakaian, Ditutup Ketua BLK dan Inilah Pesannya

Senin, 14 September 2020 | 09:04 WIB
Ponpes Al Ma'arif Lahirkan 16 Penjahit Pakaian, Ditutup Ketua BLK dan Inilah Pesannya (foto/int) Ponpes Al Ma'arif Lahirkan 16 Penjahit Pakaian, Ditutup Ketua BLK dan Inilah Pesannya (foto/int)

RIAU24.COM -  KUANSING- Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma'arif melaksanakan pelatihan menjahit pakaian, untuk tahap pertama ini diikuti sebanyak 16 orang peserta, yang bertempat di Desa Air Mas Kecamatan Singingi.

Untuk pelatihan menjahit pakaian Ponpes Al Ma'arif ini, telah berhasil melahirkan 16 penjahit pakaian, dengan masa pelatihan selama 40 hari.

Baca Juga: Boruto Chapter 50 Bahasa Indonesia Rilis, Isshiki Ternyata Tak Berani Bunuh Boruto, Amado Ungkap Fakta Mengejutkan



Menurut Ketua Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Ma'arif, Abdul Rofik menyebutkan sebanyak 16 peserta pelatihan menjahit pakaian di Ponpes Al Ma'arif, telah berhasil menjalani masa pelatihan yang digembleng selama 40 hari oleh para instruktur. Hasilnya, semua program pelatihan telah selesai sesuai target.

"Mereka sudah bisa membuat pola, membuat baju bahkan mereka juga sudah bisa memakai mesin jahit modern. Mereka juga diajarkan cara menjahit dengan tangan, menjahit dengan rapi, walaupun selalu sering disuruh membuka kembali jahitan yang kurang bagus. Akan tetapi peserta tetap senang mau melaksanakan perintah Instruktur ibu Casanah Munaroh, dan juga sering dilakukan monitoring dari Balai Latihan Kerja Padang," ujarnya.

Baca Juga: Gagal Move On, Fans Kecewa Naruto Dihajar Isshiki di Bocoran Boruto Chapter 50, Warganet Pertanyakan Hagoromo

Sedangkan Ketua Yayasan, Aden Siswanto, ST. MSi mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya, mulai dari seleksi pertama yang sangat banyak peminatnya.

"Kemudian saya juga sangat terkejut pakaian yang peserta pakai sekarang ini, ternyata adalah buatan mereka sendiri. Bahkan pola dan modelnya, sudah seperti baju yang dibeli di pasar maupun ditoko. Untuk tahap I Kita menamatkan 16 orang dan diberikan sertifikat," tuturnya. (Zar/ rls)

PenulisR24/zar



Loading...
Loading...