Penikam Syekh Ali Jaber Disebut Alami Gangguan Jiwa, Begini Respon Warga

Senin, 14 September 2020 | 16:11 WIB
Syekh Ali Jaber saat menjalani perawatan pasca ditikam orang yang tak dikenal Syekh Ali Jaber saat menjalani perawatan pasca ditikam orang yang tak dikenal

RIAU24.COM - Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, Alpin Andria dikenal sebagai orang yang tertutup dan jarang bersosialisasi di tempat tinggalnya, yakni kawasan Gang Kemiri, Kelurahan Sukajawa, Lampung.

Dilansir dari Okezone.com, Senin, 14 September 2020, sehari pasca peristiwa penyerangan dan penikaman Syekh Ali Jaber, situasi di lokasi kejadian masih disterilisasi polisi.

Polisi sendiri memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara. Kemudian, petugas memasang garis polisi di rumah Alpin.

Baca Juga: Boruto Chapter 50 Bahasa Indonesia Rilis, Isshiki Ternyata Tak Berani Bunuh Boruto, Amado Ungkap Fakta Mengejutkan

Ketua RT Sukajawa, Jumawan membenarkan jika Alpin merupakan warga Gang Kemiri, Sukajawa. Tapi, belakangan ini Alpin jarang terlihat dan sempat tinggal di rumah pamannya di Kabupaten Mesuji.

"Dia enggak pernah keluar, terakhir saya tau dia ke rumah pamannya di Mesuji," ujar Jumawan.

Dia sendiri tak mengetahui, jika Alpin mempunyai riwayat gangguan jiwa, seperti yang diinformasikan pihak keluarga pelaku pasca peristiwa penusukan Syekh Ali Jabber kepada polisi.

Baca Juga: Gagal Move On, Fans Kecewa Naruto Dihajar Isshiki di Bocoran Boruto Chapter 50, Warganet Pertanyakan Hagoromo

"Kalau masalah itu (gangguan jiwa) silakan konfirmasi ke pihak keluarga," tuturnya.

Hingga kini, Alpin masih menjalani pemeriksaan penyidik Reskrim Polresta Bandar Lampung. Rencananya dalam waktu dekat Alpin akan dilakukan tes kejiwaan di rumah sakit jiwa Propinsi Lampung, usai menjalani pemeriksaan polisi.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...