Jokowi Menuntut Pengobatan COVID-19 Harus Dilakukan Secara Standar Saat Kasus Virus Corona Terus Melonjak

Senin, 28 September 2020 | 16:05 WIB
Jokowi Menuntut Pengobatan COVID-19 Harus Dilakukan Secara Standar Saat Kasus Virus Corona Terus Melonjak Jokowi Menuntut Pengobatan COVID-19 Harus Dilakukan Secara Standar Saat Kasus Virus Corona Terus Melonjak

RIAU24.COM -  Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan bahwa setiap rumah sakit akan diwajibkan untuk merawat pasien COVID-19 sesuai dengan prosedur operasi standar resmi Kementerian Kesehatan untuk memastikan tingkat pemulihan yang optimal.

"Saya menerima laporan tadi malam dari wakil ketua [panitia nasional pemulihan COVID-19] dan Menteri Kesehatan [Terawan Agus Putranto] yang mengamanatkan agar pengobatan memenuhi standar kementerian," kata Jokowi dalam pertemuan virtual dengan anggota nasional. COVID-19 dan komite pemulihan ekonomi pada hari Senin. Dia mengatakan perawatan seragam untuk pasien COVID-19 akan diwajibkan di unit perawatan intensif, bangsal isolasi, dan fasilitas karantina.

Baca Juga: Andre Taulany Bercita-cita Mau Dirikan Mesjid Luas 1000 Meter, Ini Alasannya

Presiden mengatakan langkah itu akan membantu membalikkan keadaan karena negara itu memerangi peningkatan kasus COVID-19. “Standarisasi ini yang paling penting, jadi kita harapkan jumlah korban jiwa terus menurun dan angka pemulihan terus meningkat,” kata Jokowi, seperti dikutip dari keterangan yang dikeluarkan oleh Sekretariat Presiden.

Angka kematian COVID-19 Indonesia telah turun menjadi 3,77 persen pada bulan lalu, kata Jokowi. Namun, dia mencatat angka kematian tersebut masih berada di atas angka kematian global sebesar 3,01 persen.

Baca Juga: Pihak PA 212 Sebut Bapas Bogor Berambisi Kriminalisasi Ulama Karena Banding Kasus Bahar Bin Smith

Jokowi juga menekankan pentingnya intervensi berbasis masyarakat dalam upaya mitigasi yang sedang berlangsung, mendesak kepala daerah di seluruh negeri untuk memberlakukan pembatasan skala kecil jika terjadi wabah untuk segera mengekang penyebaran virus.

"Beberapa penguncian mini akan terbukti lebih efektif," katanya.

Dia meminta para pemimpin daerah untuk mulai merencanakan skema vaksinasi massal sedini mungkin untuk memastikan kelancaran setelah vaksin yang terbukti tersedia untuk digunakan secara luas. Jumlah kasus di Indonesia terus meningkat sejak Maret. Negara itu mencatat rekor tertinggi harian, semuanya di atas 4.400 kasus baru, selama tiga hari berturut-turut minggu lalu. Hingga Minggu, Indonesia telah mencatat 275.213 total kasus COVID-19, dengan 10.386 kematian.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...