Aneh Tapi Nyata, Kakek Ini Masih Hidup Padahal Sudah Dikira Mati dan Dimasukkan ke Freezer

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:39 WIB
Aneh Tapi Nyata, Kakek Ini Masih Hidup Padahal Sudah Dikira Mati dan Dimasukkan ke Freezer (foto/int) Aneh Tapi Nyata, Kakek Ini Masih Hidup Padahal Sudah Dikira Mati dan Dimasukkan ke Freezer (foto/int)

RIAU24.COM -  Aneh tapi nyata. Seorang kakek (74), dari Salem, Negara Bagian Tamil Nadu, India ternyata masih hidup. Padahal dirinya diduga mati dan sudah dimasukkan ke freezer atau lemari pendingin oleh saudaranya.

Baca Juga: 18 Hal Tentang Hidup di Denmark Yang Membuat Kita Cemburu Terhadap Warganya



Dilansir dari Okezone, Balasubramania Kumar langsung diselamatkan pihak kepolisian dan dibawa ke rumah sakit saat diketahui tenyata masih hidup. Kakek itu kemudian mendapat perawatan lebih lanjut pada Senin (12 Oktober 2020).

Media India melaporkan Kumar adalah penduduk Kandhampatti di Distrik Salem, dan tinggal bersama adik laki-lakinya Saravanan. Pada 12 Oktober, Saravanan menelepon perusahaan pediakan freezer untuk mengirimkan satu kotak ke rumahnya. Karena memang pada awalnya dia beranggapan saudaranya sudah mati.

Baca Juga: Mengerikan, Pria Ini Jatuh ke Lubang Pembuangan Sedalam 15 Kaki Saat Menunggu Bus, Ditemukan Telah Dikerubungi Ratusan Tikus

Setelah dapat freezer itu, Saravanan dan anggota keluarganya lain memasukkan Kumar di dalamnya selama semalaman. Lalu mereka mengumumkan Kumar telah tiada.

Tetapi, keesokan harinya, saat staf perusahaan yang menyediakan freezer datang untuk mengambil lemari itu, mereka melihat Kumar masih bernafas. Lalu petugas memberi tahu tetangga dan bahwa Kumar masih hidup.

Kumar (74) dibawa ke Rumah Sakit Universitas Kedokteran Pemerintah Mohan Kumaramangalam di Salem. Mengenai peristiwa itu saudara Kumar membela diri. Menyebut Kumar memang telah meninggal dunia.

Tetapi Polisi mengungkapkan keluarga Kumar tersebut ternyata memang menunggunya meninggal. Keluarga Kumar kemudian terkena pasal undang undang pidana India yaitu mengenai kelalaian yang membahayakan nyawa manusia.

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...