Pangdam Jaya Perintahkan Prajurit Turunkan Baliho Habib Rizieq, Pimpinan Komisi I DPR: Harusnya Menjaga, Bukan Menurunkan

Jumat, 20 November 2020 | 23:31 WIB
Abdul Kharis Almasyhari Abdul Kharis Almasyhari

RIAU24.COM -  Pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang secara terang-terangan mengakui telah memerintahkan anak buahnya menurunkan baliho Habib M. Rizieq Shihab, mendapat respon dari banyak kalangan.

Salah satunya, datang dari Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari. Secara blak-blakan, Haris mengaku terheran-heran dengan pernyataan Pangdam tersebut. 

Baca Juga: KPU Riau: Petugas TPS yang Reaktif Covid-19 Akan Diganti

"Terus terang saya gagal paham ada anggota TNI melakukan pencopotan baliho, itu bukan tupoksinya dia," lontarnya, Jumat 20 November 2020. 

Dilansir rmol, legislator dari Fraksi PKS ini menerangkan, jika TNI hanya sebatas dimintai bantuan untuk mengamankan Satpol PP yang tengah bertugas, menurutnya itu tidak masalah.

Baca Juga: Anggota Bawaslu RI dan Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu

Disinggung mengenai Pangdam Jaya telah melampaui tugas pokoknya sebagai alat pertahanan negara dengan memerintahkan anggotanya menurunkan baliho Habib Rizieq, Abdul Kharis hanya mengatakan, seharusnya TNI paham dengan tugas dan fungsinya.

"Kalau dia dimintai bantuan karena Satpol PP enggak berani nurunin, enggak apa-apa, tapi bukan TNI yang harusnya turun tangan. Dia (TNI) harusnya hanya menjaga, bukan ikut menurunkan," ujarnya lagi. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...