Musim Penghujan, Harga Cabai Pekanbaru Belum Alami Lonjakan di Akhir Pekan

Sabtu, 21 November 2020 | 10:15 WIB
Musim Penghujan, Harga Cabai Pekanbaru Belum Alami Lonjakan di Akhir Pekan (foto/int) Musim Penghujan, Harga Cabai Pekanbaru Belum Alami Lonjakan di Akhir Pekan (foto/int)

RIAU24.COM -  Kota Pekanbaru, Provinsi Riau diguyur hujan sejak dua minggu lalu. Meski musim penghujan harga sayur mayur khususnya cabai di Pekanbaru belum melonjak penghujung pekan ini.

Baca Juga: Dilantik Sebagai Sekda Pekanbaru Definitif, Muhammad Jamil Diberi Tugas Perkuat Peran Tim Satgas Covid-19



Biasaja lonjakan harga dapat terjadi di Pekanbaru akibat musim penghujan. Selain stok saat panen terbatas, lintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau rawan terjadi tanah longsor musim penghujan. Yang kerap berdampak pada distribusi bahan kebutuhan penting, mengingat Pekanbaru banyak bergantung pasokan dari Sumbar.

Namun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pekanbaru catat harga cabai cenderung stabil. Belum ada lonjakan harga.

Baca Juga: M Jamil Resmi Jabat Sekda Definitif, Ini Pesan Walikota Pekanbaru

Untuk cabai merah Bukittinggi dijual Rp47 ribu per kilogram, cabai merah Medan Rp42 ribu per kilogram, dan cabai hijau Rp30 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit yang biasanya mahal malah dijual Rp36 ribu per kilogram.

Untuk komoditi lainnya tomat Rp9 ribu per kilogram, Mentimun Rp5 ribu per kilogram, dan kol Rp5 ribu per kilogram. Lalu buncis dijual Rp8 ribu per kilogram dan wortel Rp9 ribu per kilogram.

Smeentara Bawang merah Rp32 ribu per kilogram dan bawang putih Rp26 ribu per kilogram.

Meski begitu Kepala Disperindag Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut ingatkan pedagang tidak melakukan spekulasi harga. "Jangan ada pedagang yang bermain harga, karena kita selalu pantau. Jika terbukti maka akan dikenakan sanksi hukum," sebutnya.

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...