Jaringan Teroris Al-Qaeda Menunjuk Pemimpin Baru Setelah Tewas Dibunuh di Afrika Utara

Minggu, 22 November 2020 | 21:33 WIB
Al-Qaeda Menunjuk Pemimpin Baru Setelah Tewas Dibunuh di Afrika Utara Al-Qaeda Menunjuk Pemimpin Baru Setelah Tewas Dibunuh di Afrika Utara

RIAU24.COM -  Kelompok Al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dibunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau SITE melaporkan.

Warga Aljazair Abu Obaida Yusuf al-Annabi, kepala "Council of Dignitaries" AQIM, ditunjuk sebagai penerus Droukdel, kata SITE.

AQIM menampilkan tubuh mantan pemimpinnya untuk pertama kalinya dalam sebuah video, tambahnya pada hari Sabtu.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Palestina Kekurangan Tabung Oksigen, Netizen Ucapkan Ini

Al-Annabi telah masuk dalam daftar hitam "teroris internasional" AS sejak September 2015, menurut Proyek Kontra Ekstremisme.

Dia secara teratur muncul di video propaganda kelompok tersebut, dan pada 2013 menuntut agar Muslim membalas intervensi Prancis di Mali.

AQIM juga mengkonfirmasi kematian warga Swiss Beatrice Stoeckli, yang diculik di Timbuktu saat bekerja sebagai misionaris pada 2016.

Ini menyalahkan kematiannya atas upaya "tentara salib Prancis" untuk membebaskannya.

Baca Juga: Ingin Cantik, Tapi Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemakai Kawat Gigi

AQIM muncul dari sebuah kelompok yang dimulai pada akhir 1990-an oleh pejuang Aljazair yang, pada 2007, berjanji setia kepada jaringan al-Qaeda milik Osama bin Laden.

Kelompok tersebut telah mengklaim bertanggung jawab atas berbagai serangan terhadap pasukan dan warga sipil di seluruh wilayah Sahel, termasuk serangan tahun 2016 terhadap sebuah hotel dan restoran kelas atas di Burkina Faso yang menewaskan 30 orang, terutama orang Barat.

Prancis memiliki lebih dari 5.000 tentara yang dikerahkan dalam pasukan "anti-jihadis" Barkhane di Sahel.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...