Gara-gara Ulahnya Sendiri Sebut Habib Rizieq Positif Covid-19, Politikus PDIP Ini Terancam Dipolisikan

Kamis, 26 November 2020 | 12:49 WIB
Politikus PDIP Dewi Tanjung Politikus PDIP Dewi Tanjung

RIAU24.COM -  Politikus PDIP Dewi Tanjung kembali mendapat sorotan. Hal itu setelah ia mengirimi karangan bunga ucapan selamat karena Habib Rizieq Shihab, yang disebutnya terkena Covid-19. Tak hanya disorot, ulahnya itu juga bakal bisa bertuntut panjang.

Pasalnya, aksinya itu dinilai telah menyebarkan kabar hoaks, alias berita bohong, Saat ini, Persaudaraam Alumni 212 (PA 212) berencana melaporkan yang bersangkutan ke pihak Kepolisian. 

"Ulah politikus PDIP tentunya telah menyebar hoaks, saya pribadi dan kawan kawan berencana akan melaporkan Dewi Tanjung," lontar Sekjen PA 212, Novel Bamukmin, Kamis 26 November 2020. 

Baca Juga: Dayana Gadis Cantik Kazakhstan yang Bikin Baper Warganet Trending, Netizen: Demage Gak Ada Obat

Tak hanya itu, Novel memastikan Habib Rizieq Shihab telah melakukan tes swab secara mandiri dan hasilnya negatif. "Saya juga sudah kontak langsung keluarga Habib Rizieq, bahwa semua keluarga sehat," tambahnya, dilansir rmol. 

Sebelumnya, Dewi Tanjung mengirimkan sebuah karangan bunga untuk Rizieq Shihab dengan tulisan "Turut Berduka Atas Positif Covid-19 Bapak Rizieq Shihab". 

Bunga itu dikirimkan Dewi langsung ke alamat rumah Rizieq di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Belum Juga Berhenti, Baru Saja Maluku Tenggara Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,5

Tak sekedar mengirim karangan bunga, ia juga mengunggah cuitan di akun Twitternya, @DTanjung15. "Innalilahi wa innailaihi roji'un telah di. Semoga aja begitu sehat Rizik taubat dan bisa langsung ke Polda metro jaya," cuitnya. 

Dalam unggahannya yang lain, Dewi mengunggah foto karangan bunganya telah dirusak. Karangan bunga berwarna putih biru itu sudah tak berbentuk dan tulisan ucapan sudah tak ada lagi. Dewi juga dengan terang-terangan mengatakan pengiriman karangan bunga itu merupakan inisiatifnya sendiri. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...