Balas Serangan Roket Milisi Palestina, Jet Tempur Israel Hantam Jalur Gaza

Minggu, 27 Desember 2020 | 09:33 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Jet tempur Angkatan Udara Israel menyerang sejumlah lokasi di Jalur Gaza, setelah milisi Palestina meluncurkan dua roket ke kawasan selatan negara itu.

Baca Juga: Peselancar Australia Tewas Diserang Hiu Putih Berukuran 15 Kaki

Dilansir Associated Press, Sabtu (26/12), jet tempur Israel menyerang sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat pembuatan roket dan pusat pelatihan dan markas kelompok Hamas, di kawasan timur Jalur Gaza.

Sejumlah media massa Palestina melaporkan hantaman roket dari jet tempur Israel menggetarkan jendela rumah penduduk. Saat ini tidak ada laporan korban luka atau meninggal.

Milisi Palestina dilaporkan meluncurkan roket ke kawasan sebelah selatan Israel pada Jumat (25/12) kemarin, ke arah kota di kawasan pesisir, Ashkelon. Akan tetapi, roket itu berhasil dihancurkan oleh sistem penangkal Israel, Iron Dome.

Sampai saat ini tidak ada satu pun kelompok milisi di Jalur Gaza yang menyatakan bertanggung jawab peluncuran roket itu.

Padahal selama beberapa bulan ini situasi di Jalur Gaza cukup tenang, selain akibat pandemi virus corona.

Israel memang kerap mengerahkan jet tempur atau meriam untuk membalas serangan roket. Namun, dalam beberapa bulan intensitas serangan menurun akibat pandemi.

Baca Juga: Kim Jong-un Akan Kirim Warga Korut ke Kamp Kerja Paksa Jika Nekat Bergaya Rambut Mullet dan Celana Ketat

Hamas yang menguasai Gaza sejak 2007 saat ini menyatakan gencatan senjata tidak resmi. Kedua belah pihak sudah tiga kali melakukan peperangan besar, dan terlibat sejumlah kontak senjata.

Menurut Hamas, Israel melanggar gencatan dengan tetap memberlakukan blokade terhadap Jalur Gaza, dan menghambat proses pembangunan skala besar dan membuat tingkat pengangguran semakin tinggi. Sedangkan Israel beralasan blokade dilakukan untuk menekan Hamas supaya kesulitan mendapat pasokan senjata dari pihak lain.

PenulisR24/riko


Loading...
Loading...