Alasan Mengapa Masker dan Pelindung Wajah Yang Digunakan Untuk Mencegah COVID-19 Mampu Mengancam Satwa Liar

Kamis, 14 Januari 2021 | 11:28 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Masalah pencemaran kembali. Masker, sarung tangan dan pelindung wajah telah menjadi 'normal baru' dan secara tidak sengaja menambah tekanan pada lingkungan dalam bentuk peningkatan polusi plastik. Masker yang membantu menyelamatkan nyawa dari infeksi COVID-19 terbukti menjadi bahaya mematikan bagi satwa liar.

Masker bedah sekali pakai telah ditemukan tersebar di sekitar trotoar, saluran air, dan pantai di seluruh dunia sejak negara-negara mulai mewajibkan penggunaannya di tempat umum untuk memperlambat penyebaran pandemi. Para konservasionis telah memperingatkan bahwa pandemi virus corona dapat memicu lonjakan polusi laut. Sebentar lagi, akan ada lebih banyak sarung tangan dan masker daripada ubur-ubur di Mediterania. Alarm dibesarkan oleh Opération Mer Propre, sebuah organisasi ekologi Prancis.

Baca Juga: Diprediksi, Akan Banyak Restoran Asia Bangkrut Jika Jam Operasional Dibatasi Hingga Pukul 8 Malam



"Masker wajah tidak akan hilang dalam waktu dekat — tetapi ketika kita membuangnya, barang-barang ini dapat merusak lingkungan dan hewan yang berbagi planet kita," kata Ashley Fruno dari kelompok hak asasi hewan PETA kepada AFP.

Berikut sederet binatang yang terkena imbas dari polusi masker di bumi :

  • Monyet terlihat mengunyah tali dari topeng lama dan topeng yang dibuang di perbukitan di luar ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.
  • Sebuah insiden yang menjadi berita utama di Inggris, seekor burung camar diselamatkan oleh RSPCA di kota Chelmsford setelah kakinya tersangkut di tali masker sekali pakai hingga seminggu.
  • Sudah ada tanda-tanda bahwa topeng memperburuk ancaman bagi kehidupan laut.
  • Ahli konservasi di Brasil menemukan masker wajah di dalam perut penguin setelah tubuhnya terdampar di pantai, sementara ikan buntal ditemukan ditangkap di dalam yang lain di lepas pantai Miami.
  • Pegiat Prancis, Operation Mer Propre, menemukan seekor kepiting mati yang terjerat topeng di laguna air asin dekat Mediterania pada September 2020.
  • Masker dan sarung tangan "sangat bermasalah" bagi makhluk laut, kata George Leonard, kepala ilmuwan dari LSM Ocean Conservancy yang berbasis di AS.
  • Seekor anjing mengeluarkan perlengkapan APD bekas dari pusat Perawatan COVID di CODISSIA di Coimbatore, India.
  • Kelompok lingkungan pantai Florida Miami menemukan bangkai ikan yang terbungkus masker sekali pakai.
  • Steve Shipley dari Driffield, memotret elang peregrine di pantai North Yorkshire dengan masker wajah.

OceansAsia juga meminta pemerintah untuk meningkatkan denda jika membuang sampah sembarangan dan mendorong penggunaan masker yang bisa dicuci.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...