Tegas, Gerinda Minta Batalkan Sertifikat Tanah Elektronik

Rabu, 17 Februari 2021 | 21:09 WIB
Sertifikat tanah elektronik. Foto: Bisnis.tempo.co Sertifikat tanah elektronik. Foto: Bisnis.tempo.co

RIAU24.COM -   Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta pemerintah untuk segera membatalkan rencana sertifikat tanah elektronik.

Sertifikat tanah elektronik ini disiapkan oleh Kementrian ATR/BPN melalui Peraturan Menteri (PerMen) No. 1/2021 dikutip dari akun Twitter Partai Gerindra @Gerindra, Rabu, 17 Februari 2021.

Baca Juga: Tak Sengaja Buat Kerumunan, Said Didu Diduga Sebut Jokowi Sedang Hadapi Persoalan Diri Serius

"Kami mendesak dibatalkannya rencana pemberlakuan sertifikat tanah digital," ujarnya.

Salah satu alasannya terkait dasar hukum berupa permen yang dinilai tidak kuat.

Tak hanya itu, perubahan bentuk sertifikat tanah dari cetak ke digital menurutnya akan menimbulkan kerawanan posisi pemilik hak tanah.

"Karena masih banyak fakta ketidaksesuaian data di lapangan dengan data pada buku tanah," ujarnya kembali.

Baca Juga: Nekat, Ruhut Sitompul Ikut Mengolok Sebut Anies Baswedan AHOK: Anies Hanya Omong Kosong

Termasuk adanya ketidaksesuaian judul bagian penerbitan sertifikat tanah elektronik atas tanah yang sudah terdaftar.

"Apakah pendataan tanah yang dilakukan Kementerian sudah lengkap, valid dan terintegrasi?," ujarnya sambil bertanya.

 

PenulisR24/azhar



Loading...

Terpopuler

Loading...