Perdana Menteri Australia Marah Besar, Sebut Facebook Sombong dan Mengecewakan

Jumat, 19 Februari 2021 | 11:16 WIB
ilustrasi.google. ilustrasi.google.

RIAU24.COM -  Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan Facebook telah membuat keputusan salah yang berimbas buruknya hubungannya dengan Australia.

Australia menciptakan undang-undang media baru yang meminta platform online seperti Facebook untuk membayar outlet berita karena menautkan link ke konten mereka, dikutip dari CNBC Indonesia.

Baca Juga: Lupa Membayar Pemakaman Keluarga Di Guatemala, Kuburan Akan Digali dan Jasad Diletakkan Di Halaman Rumah

Dengan adanya aturan ini, media Australia akan dibatasi mengunggah konten berita di laman Facebook resminya, dan artikel dari penerbit internasional tidak bisa lagi dilihat oleh pengguna Facebook Australia.

Tak mengindahkan aturan baru Australia, Facebook malah memblokir fitur berbagi (sharing) artikel dan berita khusus untuk pengguna di Australia.

Marah, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison sebut Facebook sombong.

Baca Juga: Gunung Etna Mengeluarkan Semburan Lava Spektakuler yang Menerangi Langit Sisilia Setiap Malam

"Sombong tapi mengecewakan" katanya, dikutip dari AFP, dilansir dari CNBC Indonesia, Jumat (19/2)

Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg juga kecam langkah yang diambil Facebook. Menurutnya, tindakan yang diambil Facebook akan merusak reputasinya di Australia.

"Facebook salah. Tindakan Facebook tidak perlu, tindakan itu kejam dan akan merusak reputasinya di Australia," katanya.

PenulisR24/ame



Loading...

Terpopuler

Loading...