Sejarah 22 Februari: Terungkap, Amerika Serikat Miliki Satelit Pengintai Corona

Senin, 22 Februari 2021 | 06:20 WIB
Ilustrasi peluncuran satelit. Foto: Internet Ilustrasi peluncuran satelit. Foto: Internet

RIAU24.COM -   Masyarakat Amerika Serikat (AS) terkaget, rahasia yang dipendam sejak 1957 baru terungkap tahun 1995.

Pemerintah mereka memiliki satelit mata-mata yang dibuat AS untuk menyiasati canggihnya teknologi radar yang dimiliki Uni Soviet yang disebut Corona dikutip dari kumparan.com, Senin, 22 Februari 2021.

Keputusan untuk membuat Corona diambil AS hanya beberapa pekan setelah Uni Soviet meluncurkan satelit Sputnik.

Baca Juga: Dituduh Lakukan Perundungan, Karir Ji Soo Diramalkan Akan Hancur

Program pembuatan Corona dijalankan secara rahasia.

Agar rahasia tetap terjaga program ini kemudian diberi nama Discoverer agar tampak seperti program penelitian ilmiah.

Baca Juga: Ahli Bedah Plastik Sebut Wanita Inilah yang Memiliki Wajah Paling Sempurna di Dunia

Tahukah jika Satelit Corona memiliki teknologi paling canggih pada masanya. Dimana memiliki film 70 milimeter produksi Eastman Kodak.

Teknologi itu dipasang pada kamera khusus yang dilengkapi lensa telefoto dengan panjang fokus 610 mm.

Kamera itu memiliki ukuran cukup besar dengan panjang hingga 5 kaki. Panjang lensanya 12 inci dengan diameter 7 inci. Model kamera berukuran 9 kaki.

Selama 1959 hingga 1972, Corona sudah mengumpulkan lebih dari 800 ribu gambar.

Dari gambar tersebut, dapat diketahui berbagai informasi intelijen seperti lokasi kompleks rudal Uni Soviet, sampai tipe-tipe kapal selam Uni Soviet.

PenulisR24/azhar



Loading...
Loading...