Eks Sekretaris Jenderal PAN Faldo Maldini Tanggapi Soal Banjir Jakarta: Kami Harap Pak Anies Tidak Biarkan Sejarawan Mencatat Bapak Sebagai Pemimpin Yang Sangat Buruk

Senin, 22 Februari 2021 | 16:06 WIB
ilustrasi.google. ilustrasi.google.

RIAU24.COM Faldo Maldini resmi mengundurkan diri dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan jabatannya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal tahun 2019 lalu.

Politisi muda kelahiran Padang 1990 itu berikan tanggapannya soal banjir di Jakarta, menurutnya banjir merupakan akibat dari pemerintah yang tidak kompeten menanganinya.

Lewat akun Twitternya, Faldo Maldini himbau Anies Baswedan minta maaf kepada warga yang terkena dampak banjir.

Baca Juga: Heboh, Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia Ditemukan Nelayan Indonesia, Peneliti Sebut Ini Sebabnya

Banjir Jakarta jelas karena pemerintah DKI Jakarta yang tak kompeten. Mau pakai alasan dari A sampai Z, ujung-ujungnya pasti ini balik pada malpraktek tata kelola Pak Gub @aniesbaswedan. Sekarang, minta maaf saja pada warga dan terimakasih kepada yang sudah galang solidaritas,” tulisnya pada Minggu (21/2).

“Objektif saja, serapan anggaran penanggulangan banjir di tahun 2018 dan 2019 sangat rendah. Artinya, tidak banyak yang dikerjakan beberapa tahun belakangan. Mau ngeles kayak apapun, ujung-ujungnya orang akan pertanyaan itu,” lanjutnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Dipukul Oleh Pria Ini Saat Akan Bawa Anaknya Ke Pesantren

“Kita tidak usah banyak omong tentang teori tata kota, pasti lebih banyak masalah yg ketemu. Matematika sederhana saja, kita sudah tau siapa yang harus bertanggung jawab atas "musibah" ini. Saking kawatirnya, DPRD sampai bikinin pansus buat kawal Pak Anies,”

Faldo Maldini juga ingatkan Anies pada kalimat yang pernah ia ucapkan, bahwa beliau tidak perduli tentang pendapat orang padanya melainkan lebih pentingkan apa yang ditulis sejarawan tentangnya, sehingga ia berharap Anies tidak tercatat sebagai pemimpin yang buruk.

“Pak @aniesbaswedan pernah bilang, beliau gak peduli apa yang orang bilang, tapi lebih hirau apa yang akan ditulis sejarawan. Kami harap Pak Anies tidak biarkan sejarawan mencatat Bapak sebagai pemimpin yang sangat buruk mengurus rakyatnya,” tulisnya meningatkan.

PenulisR24/ame



Loading...
Loading...