Kata Pengamat, Permasalahan Demokrat Murni Pembajakan oleh Pejabat Negara: Pecat Moeldoko!

Sabtu, 06 Maret 2021 | 12:12 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko

RIAU24.COM - Direktur Visi Indonesia Strategis Abdul Hamid menyebutkan jika persoalan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat bukan seperti KLB biasa, dimana adanya dualisme kepemimpinan.

Untuk diketahui, dalam KLB ilegal yang digelar di Sibolangit, Sumatera Utara itu terpilih Kepala KSP Moeldoko sebagai ketua umum.

Baca Juga: Bukan Karena Prestasi, Ini Faktor yang Membuat Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi

Seperti dilansir dari Rmol.id, Sabtu, 6 Maret 2021, dari hal tersebut, Abdul Hamid menyebutkan kasus Demokrat murni pembajakan parpol oleh pejabat negara.

"Parpol dibajak oleh orang luar parpol karena punya kekuasaan dan uang. Jadi ini bukan lagi masalah internal Demokrat ansich, melainkan masalah kita sebagai bangsa yang setback ke arah otoritarian," kata Abdul Hamid.

Baca Juga: Amin Rais Disandingkan Dengan Gus Dur, Begini Kata Yenny Wahid

"Bagaimana pun, Moeldoko pejabat negara yang tak tanggung-tanggung. Dia menjabat sebagai KSP. Jadi wajar saja kalau ada kecurigaan keterlibatan Istana di sana," kata dia lagi.

Kemudian, jika benar Istana terlibat, cawe-cawe KLB Partai Demokrat, maka sungguh sangat disayangkan.

"Oleh karenanya, jika Presiden Jokowi dalam hal ini tidak terlibat dalam pembajakan parpol ini, maka kita mendesak agar pemerintah harus tegas menolak KLB ini, dan memecat Moeldoko dari KSP karena telah mencoreng pemerintah!" ujar pria yang disapa Cak Hamid itu.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...