Mengerikan, Inilah yang Terjadi Pada Handuk yang Tidak Pernah Dicuci

Jumat, 02 April 2021 | 11:52 WIB
Foto : Mstar Foto : Mstar

RIAU24.COM -  HANDUK MANDI adalah salah satu barang yang kita gunakan setiap hari dan disadari atau tidak, handuk tersebut paling disukai oleh bakteri dan kuman. Oleh karena itu, handuk mandi harus dicuci secara teratur dan sebaiknya seminggu sekali atau lebih sering mengganti handuk dengan yang baru.

Apa efeknya jika handuk tidak dicuci seminggu sekali?

1. 'Pesta' bakteri

Biasanya kita akan mengira handuk tidak akan kotor karena kita menyeka badan setelah mandi - padahal tidak semudah itu. Hal ini karena handuk yang lembap akan menyebabkan bakteri dan kuman menempel pada handuk dan jumlahnya akan bertambah jika semakin lama digunakan tanpa dicuci. Bakteri menyukai tempat yang gelap dan lembap sehingga mudah berkembang biak.

Baca Juga: Jangan Lupa Untuk Mencuci Masker Anda, Mikroba Berbahaya Ditemukan Pada Masker yang Digunakan Dalam Waktu yang Lama

2. Masalah kulit dan jerawat

Efek samping lain dari penggunaan handuk yang tidak dicuci adalah infeksi dan masalah jerawat. Ketika handuk kotor dioleskan pada kulit tubuh dan wajah, dapat meninggalkan bakteri pada kulit. Bakteri dapat menyusup langsung ke dalam kulit tubuh dan mempengaruhi kulit wajah dan tubuh.

Untuk itu, bagi mereka yang berjerawat, kelompok ini sangat dianjurkan untuk menggunakan handuk baru setiap hari untuk mengurangi iritasi pada kulit bermasalah.

Baca Juga: Bahaya Minum Kopi Bagi Ibu Hamil, Bayi Berisiko Lahir dengan Ukuran Lebih Kecil Hingga Obesitas

Bagaimana cara mencuci handuk :

  • Meski kita disarankan untuk mencuci handuk mandi seminggu sekali tapi para ahli berpendapat, mencucinya setiap dua hari adalah yang terbaik.
  • Mencuci handuk lebih sering tidak akan memberi ruang bagi bakteri untuk terus berkembang biak.
  • Penggunaan air panas untuk merendam handuk dengan deterjen juga sangat dianjurkan untuk membunuh kuman yang menempel pada handuk selain mengeringkannya hingga benar-benar kering.
PenulisR24/dev


Loading...
Loading...