Bukannya Marah, Pria Ini Malah Asyik Menyaksikan istrinya Berhubungan Intim dengan Pria Lain

Kamis, 08 April 2021 | 06:35 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM -  Kasus prostitusi online dengan pelaku seorang suami yang menjual isterinya pada pria lain kembali terjadi. Kali ini kasus tersebut diungkap Polres Kediri, Jawa Timur dengan teraangka HN berusia 42 tahun.

Perbuatan bejat tersangka terungkap saat Unit Reskrim Polres Kediri mendapat informasi tersangka telah mengunggah dan menawarkan istri sahnya ke media sosial melalui Facebook.  Dalam unggahan tersebut tertulis " Swinger Pasutri Tulunganggung Kediri " untuk melakukan hubungan intim dengan mengganti uang jasa.

Baca Juga: Seorang Pria di China Tega Membunuh Seorang Pria Cacat, Dikremasi Untuk Menggantikan Mayat Orang Lain

Untuk mengusut hal tersebut, petugas kemudian menyelidiki lokasi di salah satu hotel di Jalan Raya Putih, Desa Putih, Kabupaten Kediri. Setelah informasi tadi dipastikan benar, petugas langsung menggerebek kamar hotel 209.

Ketika digerebek, petugas menemukan dua laki laki, satu di antaranya adalah tersangka HN, serta si pemakai layanan jasa berinisial RE dan istrinya berinisial R (41).

Ketika polisi masuk ke kamar hotel, seorang pemesan tersebut sudah melakukan hubungan. Sementara tersangka HN melihat atau menyaksikan istrinya berhubungan dengan laki-laki lain di dalam kamar mandi yang masih satu ruangan.

Sebelumnya, tersangka yang berprofesi sebagai sopir ini telah menerima uang tarif pembayaran sebesar Rp1 juta dari pemesan.

Baca Juga: Sumpah Setia pada ISIS, 2 Pria Amerika Pemasok Dukungan Material Dihukum 13 Tahun Penjara

Belakangan diketahui HN menjual istrinya yang dinikahinya Sepetember 2004 itu sebanyak lima kali .Tersangka menjual istrinya mulai 2020-2021. 

Di lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp1 juta, alat kontrasepsi bekas yang sudah dipakai, serta sprei kamar hotel.

"Kami kenakan Pasal 296 dan Pasal 506 yaitu sebagai muncikari, memudahkan perbuatan cabul," kata Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono.

Rencananya, Polres Kediri memeriksa kondisi psikologis pelaku untuk mengetahui apakah ada kelainan jiwa.***

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...