Dikubur Warga dengan Badan dan Kepala Terpisah, Jasad Babi Ngepet Dibongkar dan Dipindahkan Polisi

Kamis, 29 April 2021 | 04:38 WIB
Babi yang diyakini sebagai makhluk jadi-jadian Babi yang diyakini sebagai makhluk jadi-jadian

RIAU24.COM -  Polisi memutuskan membongkar kuburan bangkai babi yang dipercaya sejumlah warga sebagai jelmaan babi ngepet. Bangkai babi ini dipindahkan polisi dari area Tempat Pemakaman Umum (TPU) ke lahan kosong dekat Polsek Sawangan, Kota Depok, Rabu (28/4/2021).

Wakapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Ahmadi mengatakan, alasan pembongkaran itu untuk menghindari kerumunan massa yang masih saja mendatangi lokasi pemakaman babi tersebut di wilayah Kelurahan Bedahan.

Baca Juga: Akui Kecewa Terhadap Pemerintah Amerika Serikat, PKS Kirim Surat Terbuka ke Joe Biden Soal Palestina

Sebelumnya, warga Sawangan Depok di RT 002, RW 004, Kelurahan Bedahan, dihebohkan dengan temuan seekor hewan babi yang disebut sebagai babi ngepet. Meski banyak yang meyakini babi tersebut merupakan hewan jelmaan, tidak ada hal yang aneh dengan babi tersebut.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing, mengatakan, setelah melakukan pengecekan ke lokasi penemuan babi tersebut, bisa dipastikan bahwa babi tersebut merupakan jenis babi hutan.

Namun, masyarakat di Bedahan meyakini bahwa babi itu adalah babi ngepet. Pasalnya, dalam satu bulan banyak warga resah sering kehilangan uang di malam Selasa dan malam Sabtu. Sehingga diyakini bahwa babi tersebut adalah babi ngepet.

Sebelum menangkap sang babi, warga dan tokoh masyarakat melakukan pertemuan dan berupaya menangkap dengan cara wirid. Pada Senin (26/4/2021) sekitar pukul 22.30 WIB, warga mempersiapkan diri dan pada pukul 24.00 WIB terlihat ada tiga orang menggunakan motor matik.

Baca Juga: Tanpa Ada Penyekatan, Jalur Lalu Lintas Riau-Sumatera Barat Kembali Normal

“Satu orang turun menggunakan jubah menuju ke TKP kebun milik Pak Suratiyo dengan berjalan kaki. Tidak menapakkan kaki di tanah kemudian orang berjubah tersebut duduk. Setelah ditunggu selama 1,5 jam orang tersebut berubah menjadi babi hutan, warna hitam, menggunakan kalung dan memakai ikat kepala warna merah. 

Setelah menjadi babi, orang tersebut berlari kesana kemari karena dikepung, babi berhasil ditangkap dengan menggunakan sorban berwarna hijau. Setelah ditangkap kemudian ditabur garam dan disabet dengan sapu lidi berjumlah tujuh batang kemudian dikandangi,” beber salah seorang warga seperti dilansir Sindonews.

Babi yang diduga jadi-jadian telah disembelih dan dikubur di pemakaman dekat lokasi pertama kali ditemukan di Bedahan Timur, Kecamatan Sawangan, Kota Depok , Rabu (28/4/2021). Proses penguburan Babi ini menarik perhatian warga karena dimakamkan bukan seperti hewan pada umumnya.

“Badan dan kepalanya dikubur terpisah dibungkus menggunakan kain sorban yang digunakan untuk menangkap dan kain yang digunakan saat menyembelih Babi ngepet,” kata Farhan, salah satu warga, Rabu (28/4/2021). ***

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...