Jenderal Amerika Ini Ketar-Ketir, China Punya Senjata Yang Bisa Hancurkan Satelit Luar Angkasa

Minggu, 02 Mei 2021 | 11:33 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Konflik antara Amerika dan China bukan hanya memanas di Laut China Selatan ataupun di bidang perekonomian saja. Di luar angkasa, China sudah mulai bikin Amerika galau dan khawatir. Tak hanya China, Rusia juga terus mengembangkan teknologi luar angkasanya.

Pesatnya teknologi luar angkasa kedua negara ini merupakan ancaman keamanan nasional yang serius. Begitu peringatan yang disampaikan oleh jenderal Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) Jenderal John William Raymond.

Baca Juga: 5 Fase yang Harus Dilalui Seorang Wanita Setelah Putus Cinta

Dilansir Washington Post pada Minggu (2/5), Raymond mengatakan China dan Rusia telah mengembangkan senjata untuk perang ruang angkasa.

"Senjata yang dapat mengganggu satelit kita atau menghancurkan satelit kita, dari darat atau angkasa, atau di dunia maya," ujarnya.

"Ini adalah sesuatu yang benar-benar terwujud di sini selama beberapa tahun terakhir... Tujuan kami adalah untuk mencegah hal itu terjadi... Kami tidak ingin terlibat dalam konflik yang dimulai atau meluas ke luar angkasa," tambahnya.

Pada 13 April, Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) telah merilis  laporan ancaman tahunan AS. Disebutkan bahwa China telah memiliki senjata anti-satelit (ASAT), yaitu rudal berbasis darat yang dimaksudkan untuk menghancurkan satelit.

Baca Juga: Percaya Mitos, Para Penderita COVID-19 di India Yakin Akan Sembuh dan Mendapat Oksigen yang Maksimal Jika Tidur di Bawah Pohon Ini

Laser ASAT yang berbasis darat ditujukan untuk membutakan atau merusak sensor optik berbasis ruang angkasa yang sensitif pada satelit LEO.

Selain itu dijelaskan bahwa satelit China, Shijian 17, memiliki lengan robot yang dapat menjangkau dan merebut satelit lain.***

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...