Klaim Produk Susunya Mampu Cegah Infeksi Covid-19, Pimpinan Perusahaan Susu Namyang Korsel Berlinang Air Mata Minta Maaf

Jumat, 07 Mei 2021 | 09:41 WIB
Hong Won Sik meminta maaf Hong Won Sik meminta maaf

RIAU24.COM -  Pimpinan salah satu produsen susu terbesar Korea Selatan mengundurkan diri setelah dengan keliru menyatakan bahwa susu yang diproduksi perusahaannya mampu mencegah infeksi COVID-19.

Ketua Produk Susu Namyang, Hong Won-Sik, yang memiliki saham sebesar 51,68 persen dari pabrik susu yang berbasis di Seoul itu, menundukkan kepalanya dan menyampaikan permintaan maaf hingga berlinang air mata.
Baca Juga: Covid-19 Varian Delta Bikin China Kelabakan, Begini Kondisi Terakhirnya


Bulan lalu, lembaga penelitian perusahaan itu mengklaim bahwa minuman yogurt Bulgaris mengurangi kemungkinan infeksi COVID-19 hampir 80 persen. Minuman itu langsung terjual habis, dan harga saham Namyang melejit di bursa Korea.

Kementerian Keamanan Pangan dan Obat menggugat perusahaan karena iklan palsu, dengan mengatakan penelitian yang ditugaskan dan dipromosikan pada simposium tidak melibatkan pengujian hewan atau uji klinis.

"Pada saat orang sangat menderita karena pandemi virus, kami menyebabkan kekecewaan dan kemarahan yang besar kepada semua orang, karyawan kami, distributor kami dan peternak sapi perah. Kami dengan tulus meminta maaf untuk itu," kata Hong.

Baca Juga: Kris Wu, Sang Bintang Pop China-Kanada Ditahan Karena Dicurigai Melakukan Pemerkosaan

"Saya akan bertanggung jawab penuh untuk itu. Saya akan mundur dari kepemimpinan Namyang. Selain itu, saya tidak akan mengalihkan hak manajerial kepada saudara saya," tambahnya.

Namyang berjuang keras tahun lalu, merugi $ 48 juta dibandingkan dengan laba bersih $ 26 juta pada 2019. Penjualannya juga menurun hingga 8 persen tahun ke tahun.

"Namyang telah menghadapi beberapa berita buruk dalam hal hubungan masyarakat selama beberapa tahun terakhir, dan masalah minuman yogurt telah memperburuk keadaan," kata Park Ju-gun, kepala indeks pemimpin pelacak bisnis.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...