Keji, Seorang Pria di Aceh Menyeret Anak Laki-Laki Dengan Tali Karena Mencuri Uang Dari Kotak Sumbangan Masjid Demi Memberi Makan Ayahnya Yang Sakit

Jumat, 04 Juni 2021 | 10:58 WIB
Foto : worldofbuzz Foto : worldofbuzz
<p>RIAU24.COM -  Seorang pria Indonesia mengikat leher dan tangan seorang anak laki-laki dengan tali, sebelum dia mencoba mengarak anak itu seperti binatang setelah anak itu mencuri uang dari kotak sumbangan masjid di Tanah Jambo Aye, Indonesia.

Dilansir dari Detik News, bocah 10 tahun itu terpaksa mencuri uang itu agar bisa membeli makanan untuk ayahnya yang sakit dan untuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Pria Ini Seret Mantan Pacar Ibunya dengan Pick Up lalu Membakarnya

Pria tersebut rupanya sempat berhasil menyeret bocah itu beberapa langkah sebelum dihentikan oleh warga sekitar yang merasa marah dengan tindakannya dan memintanya untuk melepaskan ikatan bocah tersebut.

Juru bicara kepolisian Indonesia, Ahmad Yani, mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan mereka menemukan bahwa bocah itu telah mengambil uang sebesar Rp 1,5 juta dari kotak sumbangan masjid Gampong Ceumpeudak untuk membeli makanan untuk ayahnya yang sakit.

Baca Juga: Nekat! Di Daerah Ini Narkoba Dijual Sudah Kayak Drive Thru, Terendus Polisi dan Akhirnya...

“Ayahnya sakit dan dirawat di rumah. Pelaku ingin membeli makanan untuk dirinya dan ayahnya. Sisanya diberikan kepada pamannya, yang kemudian akhirnya dikembalikan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa kasus itu diselesaikan antara keluarga dan pihak masjid, sementara pria yang mengikat leher anak itu akan dipanggil untuk bersaksi di depan polisi.

Meskipun dapat dimengerti bahwa apa yang dilakukan bocah itu adalah kejahatan, pria itu seharusnya membiarkan pihak berwenang melakukan pekerjaan mereka alih-alih mengambil tindakan sendiri dengan cara yang keji. Berdasarkan laporan Kompas, meski pihak keluarga telah setuju untuk membayar kembali uang yang diambil dari kotak infak masjid, sementara pria yang mengikat leher anak laki-laki tersebut telah meminta maaf dan berdamai dengan keluarga anak laki-laki tersebut.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...