Anggota DPR Dukung KPK lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi di Aceh: Perlu Intervensi KPK

Sabtu, 05 Juni 2021 | 09:19 WIB
Foto : VOI Foto : VOI

RIAU24.COM -  Anggota Komisi III DPR Nazaruddin Dek Gam mendukung langkah KPK mengusut dugaan korupsi di Aceh. "Saya mendukung KPK, dan mengapresiasi KPK yang bergerak cepat mengusut dugaan korupsi di Aceh," kata Nazaruddin Dek Gam di Banda Aceh, dikutip Antara, Jumat, 4 Juni.

Sebelumnya beredar informasi bahwa KPK telah memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi terkait proyek pengadaan kapal Aceh Hebat. Menurut Nazaruddin yang akrab disapa Dek Gam, pihaknya sangat ingin KPK memberikan perhatian khusus pada proses pengelolaan anggaran di Aceh.

Baca Juga: Belum Pantas Disebut Sebagai Imam Besar, Begini Kata Rizieq Shihab

"Anggaran Aceh sangat besar, belum lagi penambahan dana otsus. Jadi kalau tidak ada pengawalan, Aceh akan tertinggal. Dan ini perlu campur tangan KPK," kata Nazaruddin Dek Gam.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Aceh itu juga mengajak masyarakat Aceh untuk turut memberikan dukungan kepada KPK dalam melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Dalam beberapa pertemuan dengan KPK, saya pribadi selalu menyampaikan kepada Ketua KPK Pak Firli untuk melihat dan mengawal anggaran di Aceh," kata Nazaruddin Dek Gam.

Selain itu, kata Dek Gam, pengungkapan kasus korupsi di Aceh penting untuk memberikan kepastian hukum atas pengelolaan dana otsus yang belum berjalan optimal. “Jadi untuk mewujudkan pelaksanaan otonomi khusus tepat sasaran, proses penegakan hukum sangat dibutuhkan,” ujar politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Baca Juga: Cinta Laura dan Agnez Mo Bikin Aksi Kemanusiaan, Denny Siregar: Indonesia Akan Baik-baik Saja

Dek Gam mengaku sebelumnya telah melakukan pemetaan khusus dengan lembaga Gerakan Antikorupsi Aceh (GeRAK) untuk melihat fakta dan temuan dugaan tindak pidana korupsi di Aceh.

"Termasuk mendorong pengungkapan indikasi penyimpangan lain seperti proyek multi resisten dan pembangunan jembatan kilang," kata Nazaruddin Dek Gam yang juga presiden Persiraja.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...