Ribuan Kaktus Langka Dicuri, Italia dan Chili Lakukan Penggerebekan

Minggu, 06 Juni 2021 | 11:13 WIB
google google
<p>RIAU24.COM - Chili - Kaktus langka dalam genus Copiapoa dan Eriosyce yang tumbuh di daerah kering di Chili utara akhirnya dipulangkan.

Sebelumnya, kaktus-kaktus langka ini dicuri dari alam liar antara 2013 hingga 2019.
Baca Juga: Bukti Israel 'Kepanasan' Setelah Indonesia Kecam Aksi Brutal Pada Warga Sipil Gaza Palestina


Spesies ini sangat dihargai oleh kolektor spesialis untuk lansekap dan sebagai tanaman hias. Namun, Chili tidak mengizinkan ekspor kaktus, karenanya para pencuri memilih untuk berburu ilegal saja.

Pihak berwenang menyita 1.035 kaktus yang diperdagangkan secara ilegal di Italia selama dua penggerebekan di tahun 2020.

Penggerebekan ini adalah puncak dari upaya yang dikerahkan selama setahun untuk memulihkan tanaman curian dan mengirimnya kembali ke Chili.

Baca Juga: Bayi Wanita Dibuang Dalam Kotak Bergambar Dewa Hindu, Bukti India Masih Terburuk Untuk Urusan Gender
Operasi penggerebekan ini disebut "Operasi Atacama," di mana pihak berwenang Italia dan Chili bekerja sama dengan Persatuan untuk Konservasi Alam (IUCN).

Pada Februari 2020, pihak berwenang menemukan ratusan Copiapoa dan Eriosyce cactuses di Senigallia, Italia. Sembilan bulan kemudian, pada November 2020, Operasi Atacama menemukan 171 pabrik lagi di Rimini, Italia.

Sayangnya, tak semua kaktus yang ditemukan selamat dalam misi penyelamatan itu. Sebanyak 107 kaktus mati dalam perjalanan pulang ke Chili.

844 tanaman Chili yang tersisa kembali ke negara asal mereka pada 19 April, dan akan dipindahkan ke alam liar setelah masa karantina guna memastikan mereka tidak membawa hama atau penyakit invasif yang dapat menyebar ke tanaman gurun Chili lainnya

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...